Share

Pneumonia Bisa Sebabkan Kanker Paru-Paru? Ini Kata Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 15:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Verywell)

Pneumonia karena virus korona Wuhan yang mewabah di dataran China dan beberapa negara terus merenggut nyawa. Penanganan yang masih belum dapat dipastikan menjadi kendala utama dari mengatasi wabah ini.

Tercatat ada 170 korban jiwa dari infeksi virus korona dan 7.711 jiwa positif terinfeksi dan masih dalam penanganan intensif, menurut The Guardian. Semakin menyebarnya wabah ini membuat masyarakat diminta untuk waspada. Sementara itu, apakah pneumonia bisa menyebabkan kanker paru-paru?

Persepsi mengenai kondisi ini muncul karena kondisi infeksi paru-paru yang dialami pneumonia dikhawatirkan akan berubah menjadi kanker. Tapi, apakah itu benar?

Dokter Spesialis Hermatologi Onkologi Medik RSCM Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, menjelaskan bahwa mereka yang mengidap pneumonia tidak akan semakin parah kondisinya menjadi pasien kanker paru-paru.

"Mesti dipahami dulu bahwa pneumonia itu infeksi pada paru-paru, bukan terdapat sel kanker di paru-paru. Dengan begitu, anggapan pneumonia bisa menjadi kanker paru-paru itu tidak benar," terangnya saat diwawancarai Okezone dalam acara Bincang Kanker dengan Pakar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Batuk

Namun, yang masyarakat harus ketahui adalah mereka para pasien kanker bisa mengalami pneumonia. Ini bisa terjadi karena pneumonia itu adalah penyakit yang bisa muncul karena sistem kekebalan tubuh sangat lemah. Nah, pasien kanker itu biasanya sistem imunnya lemah.

"Makanya, ada beberapa pasien kanker yang mengalami pneumonia. Sebab, karena dia mengidap kanker, sistem imunnya lemah dan ini menjadi faktor risiko tinggi pneumonia muncul," ungkapnya.

Dokter Ikhwan melanjutkan, pada pasien kanker, pneumonia itu bisa menjadi penyebab seseorang meninggal dunia. "Ya, ada pasien kanker yang meninggal dunia karena penumonia," singkatnya.

Intinya, semua pneumonia terjadi mereka yang daya tahan tubuhnya lemah. Dokter Ikhwan menegaskan, pneumonia bisa terjadi pada mereka yang sudah punya penyakit kronik sebelumnya dan ini yang membuat daya tahan tubuh lemah.

"Sekali lagi, pasien pneumonia tidak akan menjadi pasien kanker, ya, tetapi pasien kanker adalah kelompok faktor risiko penyakit pneumonia," pungkasnya.

(hel)