Share

Demi Selamatkan Nyawa, Dokter Sedot 800ml Urine Lansia dengan Mulut di Pesawat

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Senin 25 November 2019 12:08 WIB
$detail['images_title']
Dokter sedot urine lansia di pesawat (Foto : Worldofbuzz)

Setelah memeriksanya, dokter Zhang menemukan kandung kemih pria lansia itu terisi sekira 1.000ml (mililiter) urine. Dia tidak dapat buang air kecil sendiri.

Namun, kondisi tersebut sangat genting. Jika urine tidak dikeluarkan sesegera mungkin, kandung kemih lansia tersebut dapat pecah. Jika itu terjadi dapat menyebabkan kondisi yang fatal.

Dokter Sedot

Dokter Zhang segera menyiapkan peralatan untuk melakukan tindakan syphoning (penyedotan). Tindakan ini untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih lansia tersebut. 

Peralatan yang disiapkan adalah jarum suntik, sedotan susu botol dan masker oksigen portable. Kemudian, dokter Zhang menusuk kandung kemih lansia tersebut untuk melakukan syphon. Namun, alat syphon tidak berfungsi dengan baik karena keterbatasan ruang kabin. Selain itu, tekanan di dalam kandung kemih lansia tersebut sudah sangat tinggi sehingga urine sulit keluar.

Ketika semua harapan seperti hilang, munculah ide gila dokter Zhang. Dia berpikir untuk menyedot urine dari kandung kemih lansia itu menggunakan mulutnya sendiri. Menurutnya, cara itu bisa lebih baik daripada menggunakan alat syphoning karena memungkinannya mengontrol kecepatan dan intensitas urine yang dikeluarkan.