Share

Ciri-ciri Mata Minus, Plus, dan Silinder yang Perlu Diketahui

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 01:25 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Selanjutnya hiperopia atau rabun dekat. Gangguan refraksi ini kebalikan dari miopia. Orang-orang yang memiliki hiperopia dapat melihat dengan jelas objek yang jauh. Namun penglihatannya buram ketika melihat objek jarak dekat.

Oleh karenanya mereka memerlukan lensa mata plus. Sebab kalau tidak, dapat menyebabkan kelelahan mata, kelelahan, dan sakit kepala saat melakukan pekerjaan jarak dekat.

 Perempuan berkacamata

"Mata plus atau hiperopia disebabkan sumbu bola mata yang lebih pendek dari rata-rata atau kornea yang lebih rata. Akibatnya cahaya atau penglihatan akan difokuskan di belakang retina," kata dr Gitalisa.

Faktor penyebab terjadinya hiperopia adalah penuaan. Tapi ada juga anak-anak yang lahir dalam kondisi mata plus. Ini dikarenakan adanya faktor bawaan.