Share

Air Laut Sudah Sampai ke Monas, Bagaimana Dampaknya ke Kesehatan?

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 17:50 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Meningkatnya jumlah garam membuat tubuh memiliki pekerjaan ekstra untuk menghilangkannya. Melansir Live Strong, Rabu (16/10/2019), garam membuat tubuh kehilangan cairan.

Semakin banyak air laut atau air asin yang diminum, maka semakin banyak cairan di tubuh yang hilang. Pada akhirnya kondisi itu bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi.

Dehidrasi menyebabkan peningkatan rasa haus dan keinginan buang air kecil lebih sering. Lebih banyak urin dan lebih sedikit air dapat memperburuk masalah dehidrasi. Masalah lainnya yang bisa muncul antara lain mulut kering, detak jantung yang cepat, tekanan darah rendah, sakit kepala, dan pusing.