Share

Hari Kanker Anak Sedunia, Seberapa Besar Peluang Kesembuhan Mereka?

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 15:31 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HARI Kanker Anak Sedunia jatuh setiap tanggal 15 Februari memang bukan sekadar peringatan belaka. Hari Kanker Anak ini memang dimaksudkan agar Indonesia bisa menekan penyakit ini.

Penyakit kanker memang tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Berdasarkan data WHO, lebih dari 150.000 anak di seluruh dunia terdiagnosa penyakit mematikan itu.

Spesialis Anak dr Mururul Aisyi, SpA(K) dari RS Kanker Dharmais menyebutkan, kanker pada anak beda kondisinya dengan kanker dewasa. Karena kanker pada anak tidak bisa cepat terdiagnosa dengan deteksi dini.

"Masalahnya cancer awareness kita masih rendah. Ketika tidak timbul gejala, pasien tidak langsung ke dokter," ujar dr Aisyi saar dihubungi Okezone.

Baca Juga: Intip Seksinya Nadira Diva dalam Balutan Sport Bra, Ototnya Ngeri Banget!

Sekalinya tahu diagnosanya setelah pergi ke dokter, tak sedikit pasien cari jalan lain untuk berobat. Hingga kini, banyak pasien datang ke ahli pengobatan alternatif karena diklaim lebih aman.

Justru salah, ketika pasien kanker anak terlambat dapat pengobatan, dampaknya bisa memicu kematian dini. Jadilah angka survivor kanker anak jumlahnya sedikit. "Dampaknya ini jumlah survive bisa berkurang. Padahal kanker anak bisa 80-90% sembuh," tutur dr Aisyi.

Dihubungi terpisah, Spesialis Anak dr Elizabeth Yohmi, SpA dari RS Carolus Jakarta menambahkan, anak 1-12 tahun sata terdiagnosa kanker, lebih cepat sembuh saat diterapi dengan baik. Kualitas hidupnya juga lebih baik dibandingkan orang dewasa. "Untuk penyakit yang tingkat survivalnya besar adalah leukimia limfoblastik akut," ujar dr Yohmi.

Baca Juga: Dijodohkan dengan Ifan "Seventeen", Intip Seksinya Juliana Moechtar Berbalut Mini Dress Ketat

Menurut data Union for International Cancer Control (UICC), setiap tahun terdapat sekitar 176.000 anak yang didiagnosis kanker. Mayoritas berasal dari negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sepertiga dari kanker anak adalah leukimia. Sementara itu, penyakit kanker anak terbanyak lainnya adalah limfoma dan tumor pada sistem saraf pusat. Beberapa jenis tumornya antara lain neuroblastoma, nephroblastoma, medulloblastoma dan retinoblastoma.

(mrt)