Share

Langkah Indonesia Bersama Negara Anggota GHSA Pecahkan Masalah Kesehatan Global

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 19:09 WIB
$detail['images_title']
Menkes Nila (Foto: KemenkesRI/Twitter)

ZAMAN yang serba canggih dan juga kehidupan masyarakat yang semakin modern telah membuat ancaman penyakit kian berkembang secara global. Beberapa penyakit yang telah berhasil dieliminasi justru kembali berkembang, bahkan menyerang dengan semakin ganas. Hal ini tentunya menjadi salah satu tugas berat dunia khususnya bagi pemerintah Indonesia.

Beberapa negara memang telah maju dalam dunia kesehatan, namun tidak ada satupun negara yang bisa terbebas dari wabah penyakit. Ancaman dari berbagai macam penyakit pasti akan selalu ada dan terjadi secara terus menerus.

Oleh sebab itu Menteri Kesehatan republik Indonesia, Nila Faried Moeloek, membuka forum diskusi di bidang kesehatan yakni Global Health Security Agenda (GHSA). Hal ini untuk membuat seluruh negara terlibat dan bersikap proaktif dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Setidaknya terdapat 48 delegasi negara yang hadir dari total 65 negara anggota GHSA. Semuanya berkumpul untuk membahas seputar cara memecahkan masalah kesehatan yang kini menjadi ancaman global. Pada kesempatan ini, Menkes Nila memanfaatkan momentum forum diskusi dengan bertukar pikiran dan saling mengevaluasi melalui program Joint Eksternal Evaluation (JEE).

menkes nila

Baca Juga: Hadapi Penyakit Zoonosis, Begini Kata Kemenkes Soal Eliminasi Rabies dan Flu Burung

Sebagaimana diketahui JEE adalah sebuah tools yang diinisiasi oleh sembilan negara. JEE tersebut terdiri dari 19 technical area yakni: Peraturan dan Kebijakan Nasional, Koordinasi,Komunikasi dan Advokasi dalam IHR, Resistensi Antibiotik, Keamanan Pangan, Imunisasi, Biosafety dan Biosecurity, Penyakit Zoonosis, Pintu Masuk Negara, Bahaya Kimia, Kedaruratan akibat Radiasi, Sistem Laboratorium Nasional, Real-time Surveilance, Pelaporan, Workforce Development, Emergency Response Operations, Menghubungkan Otoritas Kesehatan dan Kesehatan (Keamanan) Masyarakat, Kesiapan, Penanggulangan Medis dan Penempatan Personil, dan Komunikasi Risiko.

"Kami telah berjuang melawan berbagai penyakit, yang terakhir adalah Zika yang disebabkan oleh nyamuk. Alhamdulilah penyakit tersebut tidak menyebar ke manusia. Tak hanya Zika, kami juga berhasil memberantas virus flu burung. Finlandia sebagai salah satu negara yang menginisiasi JEE juga membuat sebuah program, di mana mereka mau menilai diri kita dan mereka juga ingin dinilai dari luar. Kami membuat program one health di mana mempersatukan pertanian dan peternakan,” tutur Menkes Nila, di Nusa Dua Convention Hall, Bali, Selasa (6/11/2018).

Baca Juga: Menko PMK Puan Maharani Ungkap Kunci Hadapi Ancaman Kesehatan Global

Dalam acara ini Indonesia terlihat duduk berdampingan dalam mengisi sambutan dengan Italia. Hal ini bukanlah tanda bahwa ada ikatan hubungan personal yang terjadi antara keduanya. Sebagaimana diketahui,saat ini Negeri Pizza tersebut merupakan Chair of Steering Commitee GHSA 2018 dengan Secretary General Ministry of Health of Italy, selaku , Giuseppe Ruocco, sebagai delegasinya.

"Jadi ini sebenarnya bukan hubungan antara Italia dan Indonesia. Namun, ini adalah sebuah pertemuan yang memperlihatkan apa yang bisa kita lakukan, pengalaman apa yang bisa diberikan dan praktek-praktek terbaik di mana kita bisa bekerjasama. Harapan kita adalah bisa saling membantu antar negara. Terbukti saat ada wabah ebola, Indonesia mendapatkan bantuan dari negara-negara lain," tutur Menkes Nila.

(hel)