Share

5 Cara Alami Atasi Gangguan Bipolar, Jangan Sampai Sebabkan Bunuh Diri!

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 10:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KESIBUKAN dan tuntutan pekerjaan yang berat di ibukota membuat sebagian besar masyarakat di Indonesia mengalami frustrasi. Hal ini terjadi karena tidak cukupnya waktu yang mereka miliki untuk sekadar refreshing atau menenangkan pikiran dari hiruk pikuk ibu kota.

Bahkan, pekerjaan yang terlampau banyak kerap membuat seseorang tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Ini tentunya bisa menyebabkan berbagai macam efek buruk bagi kesehatan fisik maupun mental seseorang.

Gangguan bipolar atau dikenal sebagai manic depression, adalah penyakit mental yang membawa perubahan suasana hati yang parah dan mengubah pola tidur, berpikir, energi, dan perilaku seseorang. Mungkin orang tidak sadar apabila mengidap penyakit ini. Mereka pasti akan mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi baik-baik saja.

Perlu Anda ketahui bahwa orang dengan gangguan bipolar mungkin akan bertingkah terlalu energik atau sangat sedih serta lamban. Jika tidak diamati dengan seksama, maka Anda juga akan kesulitan menilai seseorang mengalami sindrom bipolar atau tidak.

Baca Juga: Astaga Kelakuan Netizen, Ramai-Ramai Pamer Bokong di Objek Wisata Bali

Penyebab pasti gangguan bipolar masih belum diketahui. Tetapi gen, stres, dan perubahan otak dapat memainkan peran dalam terbentuknya penyakit ini. Para peneliti sedang mempelajari bagaimana faktor-faktor ini dapat mempengaruhi perkembangan gangguan bipolar.

Orang yang mengalami gangguan bipolar memiliki gejala seperti gelisah, bicara cepat, konsentrasi buruk, kurang membutuhkan tidur, penilaian buruk, dan menjadi lebih impulsif di antara yang lain. Namun jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan khawatir. Anda masih bisa melanjutkan hidup dengan normal.

Melansir dari Boldsky, Senin (8/10/2018), Okezone akan membahas cara alami untuk menyembuhkan penyakit bipolar. Yuk, disimak.

1. Tetap Aktif

Peneliti percaya bahwa beberapa jenis latihan dapat membantu mengurangi gejala gangguan depresi ini. Salah satunya adalah latihan intensitas rendah hingga sedang seperti berjalan, bersepeda, dan joging. Semakin banyak Anda berolahraga, semakin banyak tubuh melepaskan endorfin, zat kimia yang terasa baik di otak yang membantu dalam memerangi stres dan depresi.

Baca Juga: Sempat Jadi Trending Topic di Twitter, Pembukaan Asian Para Games 2018 Bikin Netizen Terharu

2. Nikmati Hobi Anda

Ketika seseorang dengan gangguan bipolar tidak dalam suasana hati yang depresi, ia mungkin akan menemukan kesenangan dalam kegiatan tertentu, seperti membuat kue, membaca atau berkebun. Dan ketika mood depresif diaktifkan, seseorang mungkin tidak memiliki motivasi untuk melakukan apa pun.

Sangat penting dan perlu untuk mengambil bagian dalam kegiatan yang Anda nikmati. Jika Anda mulai melakukan kegiatan ini, maka perasaan hati akan cenderung merasa jauh lebih baik.

3. Lakukan kebiasaan yang menyehatkan

Ketika Anda sedih atau depresi, Anda mungkin melakukan kebiasaan buruk seperti tidak makan makan. Hal tersebut dilakukan bahkan ketika Anda dalam kondisi lapar. Hal yang sama berlaku pula dalam hal tidur. Anda cenderung tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak. Semua ini dapat membuat gejala gangguan bipolar menjadi lebih buruk.

Pertimbangkan untuk mengadopsi kebiasaan sehat yang meliputi makan makanan dan kudapan pada waktu yang tepat di siang hari, makan lebih banyak protein tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran, tidur tujuh hingga delapan jam di malam hari.

4. Hindari Mengisolasi Diri Sendiri

Sangat umum untuk merasa sendirian dan menghindari diri sendiri dari semua pertemuan sosial. Tapi, pada akhirnya tindakan ini akan berdampak pada kesehatan. Mengisolasi diri Anda dapat meningkatkan gejala gangguan bipolar dan juga memungkinkan untuk mendapatkan pikiran-pikiran bunuh diri yang tidak diinginkan. So, untuk mengatasinya, habiskan waktu bersama teman-teman dekat dan keluarga Anda, atau terlibat dalam kegiatan sosial.

5. Meditasi dan Yoga

Penurunan gejala depresi dapat diperhatikan setelah Anda mulai bermeditasi menggunakan terapi kognitif berdasarkan kesadaran yang diawasi. Terapi yoga yang tepat dapat membantu orang-orang dengan gangguan bipolar mendapatkan kendali yang lebih baik dari perubahan suasana hati. Menurut sebuah penelitian, semakin banyak Anda bermeditasi, semakin sedikit gejala bipolar yang akan Anda miliki.

1
2