Share

Jangan Berlebihan Gunakan Viagra, Walau Mr P Tegak Tapi Kamu Bisa Buta Warna!

Antara, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 19:30 WIB
$detail['images_title']
Seksual (Shutterstock)

KONSUMSI obat anti-impoten dalam dosis tinggi ternyata bisa berpengaruh buruk. Menurut penelitian, konsumi berlebihan Viagra membuat seseorang menjadi buta warna.

Pasien berusia 31 tahun saat tiba di unit gawat darurat di sebuah klinik di Amerika mengeluhkan bahwa kedua matanya terlihat sangat merah. Hal tersebut terjadi setelah ia mengonsumsi Viagra (sildenafil citrate), dalam bentuk cair yang dibelinya di internet. Diakuinya ia mengonsumsi obat tersebut melebihi dosis yang seharusnya, yakni 50mg. Begitu meneguknya, tiba-tiba matanya memerah.

 Baca juga: Di Negara Ini, Kamu Bisa Tahu Perempuan yang Masih Perawan Hanya dengan Lihat Gaya Rambutnya!

viagra

Pria tersebut didiagnosis mengalami "toksisitas retina persisten" berkaitan dengan obat anti-impoten yang merusak lapisan luar membran mata dan penglihatannya belum kunjung membaik setelah satu tahun kemudian, meski mendapatkan perawatan.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa betapa bahayanya menegak obat dalam dosis tinggi dari pengobatan yang disarankan. Orang yang hidupnya bergantung pada penglihatan harus menyadari mengenai dampak jangka panjang dari memuaskan diri dengan obat ini,” terang peneliti utama Dr. Richard Rosen, direktur pelayanan retina di New York Eye and Ear Infirmary of Mount Sinai, seperti dilansir plymouthherald.

 Baca juga: Ditilang Malah Ajak Polisi Seks Threesome, Selebgram Seksi Ini Tanggung Akibatnya

Kini, untuk pertama kalinya para peneliti menunjukkan adanya buta warna akibat rusaknya retina yang ditengarai oleh konsumsi Viagra secara berlebihan.

 Mata Rusak

Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Retinal Cases, menggunakan scan state-of-the-art yang disebut optik adaptif (AO), teknologi yang memungkinkan dokter untuk memeriksa struktur mikroskopis mata pasien saat itu juga, dan tomografi koherensi optimal (OCT), sistem pencitraan lintas penampang lapisan retina secara detil, untuk memeriksa retina-nya. Riset tersebut mengidentifikasikan kerusakan struktural pada tingkat sel, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

 Baca juga: Penasaran Bagaimana Kehidupan Penari Striptis yang Super Seksi? Baca Kisahnya di Sini

“Buta warna adalah efek samping dari obat ini. Temuan kami ini membantu dokter untuk menyadari potensi perubahan sel pada pasien akibat penggunaan obat sevara berlebihan, sehingga lebih baik mendidik pasien mengenai risiko bila mengonsumsi obat anti-impoten ini dalam dosis berlebih,” pungkas Dr. Rosen.

(rzy)