Share

Rutin Konsumsi 25 mg Kacang Kedelai Dapat Turunkan Kadar Kolesterol dan Cegah Penyakit Jantung

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 17:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PREVALENSI penyakit kardiovaskular atau yang berkaitan dengan pembuluh darah terus mengalami peningkatan. Sejumlah orang yang usianya masih tergolong muda pun sudah ada yang terkena tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau bahkan serangan jantung. Salah satu faktor penyebab utamanya adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Bisa dilihat sekarang ini banyak makanan maupun camilan yang dijual dengan tinggi kalori, gula, dan garam. Biarpun tidak sehat, tapi banyak masyarakat menggemarinya dan sering mengonsumsi. Kebiasaan inilah yang berdampak buruk di pembuluh darah sehingga membuat seseorang rentan terkena penyakit seperti jantung, stroke, dan lainnya.

Kondisi seperti itu sebenarnya bisa dicegah dengan cara rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Salah satu makanan alternatif yang bisa dijadikan pilihan adalah kacang kedelai. Menurut ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS, rutin mengonsumsi kedelai dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

 (Baca Juga:3 Manfaat Kacang Kedelai untuk Perempuan, Salah Satunya Atasi Nyeri PMS)

"Konsumsi kedelai secara teratur dapat menurunkan kolesterol total dan LDL. Selain itu, konsumsi diet rendah lemak yang mengandung 25 gram protein kedelai sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung," tutur Prof Made saat ditemui Okezone dalam acara pembukaan Pabrik SOYJOY di Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa, 25 September 2018.

 

Kacang kedelai mengandung protein yang dapat menurunkan kolesterol tinggi. Belum lagi ada senyawa saponin dan kandungan omega 6 yang dapat memberikan manfaat sama. Selain bisa menurunkan kadar kolesterol, protein kedelai bersama dengan isoflavon juga dapat mencegah penyakit jantung .

 (Baca Juga:Rahasia Dewi Perssik Miliki Perut Rata Tanpa Lemak)

"Hasil metanalisis dari 38 studi menunjukkan konsumsi protein kedelai jika dibandingkan dengan diet tanpa kedelai dapat menurunkan kolesterol total sebanyak 9,3%, menurunkan LDL sebanyak 12,9%, trigliserida 10,5 %, dan menaikkan HDL 2,4%. Kacang kedelai juga dapat menurunkan tekanan darah dan memelihara pembuluh darah tetap sehat. Dengan begitu pembuluh darah tetap sehat, elastis," jelas Prof Made.

Sekadar informasi, penyakit kardiovaskular bisa terjadi karena adanya aterosklerosis yaitu penyempitan dan penebalan pembuluh darah karena penumpukan plak pada dinding. Plak biasanya berasal dari lemak darah. Bila dibiarkan plak itu bisa menyebabkan gangguan pada aliran darah sehingga terjadi penyakit kardiovaskular.

(tam)