Share

Ini Alasan Kenapa Anda Mengalami Kalap Makan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 21 April 2018 18:35 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Alliednutrition)

APAKAH Anda pernah merasakan rasa lapar yang tidak ada ujungnya? Padahal, sepertinya Anda merasa sudah banyak sekali memasukan makanan ke dalam mulut.

Makan kalap memang menjadi masalah banyak orang. Kebisaan buruk ini yang kemudian membuat tubuh Anda tidak ideal atau memiliki masalah kesehatan karena tidak mengontrol asupan makanan.

Dijelaskan Kepala Psikolog Lighthouse Tara de Thouars, masalah ini yang kemudian menjadi faktor risiko kenapa Anda memiliki berat badan yang tidak ideal.

"Mungkin saat Anda masih bayi, Anda bisa mengontrol tubuh karena saat Anda masih kecil, tubuh Anda punya respons yang sangat sensitif pada perubahan. Sementara itu, bertambahnya usia, sensitivitas terus berkurang dan itu yang kemudian membuat Anda makan kalap," terang Tara saat diwawancarai di acara 2018 Awarding Day Light Weight Challenge di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (21/4/2018).

Selain respons tubuh, Tara melanjutkan ada 4 faktor lainnya yang membuat Anda bisa kalap dalam mengonsumsi makanan. Faktor-faktor tersebut antara lain

1. Alam bawah sadar

Istilah lain dari ini adalah mindset. Perlu Anda ketahui, mindset itu terbentuk sejak Anda kecil dan cara mengubahnya perlu usaha yang tinggi. Salah satu momen yang membuat Anda mau makan banyak adalah kebiasaan orangtua zaman dulu yang mudah sekali memberi makan anaknya saat si anak sedih atau stres.

"Kebiasaan itu yang kemudian membuat Anda meyakini bahwa saat Anda stres atau butuh inspirasi, makan adalah jawabannya. Padahal nggak seperti itu," jawab Tara.

2. Culture

Budaya yang ada di lingkungan Anda ternyata juga memengaruhi kebisaan kalap makan. Ini terjadi pada mereka yang mengamini bahwa "Menolak itu Tidak Sopan!" Jadi, ketika ada orang yang memberikan makanan, maka mau tidak mau harus diambil atau disantap. "Padahal, mungkin saja Anda sudah kenyang tapi karena prinsip menolak itu tidak sopan, alhasil Anda harus makan sekalipun sedikit," sambungnya.

3. Personality

Sadar atau tidak, kepribadian Anda menentukan pola makan. Salah satu contoh yang banyak terjadi adalah sifat sosial yang tinggi yang membuat Anda doyan nongkrong.

(Baca Juga: 5 Wajah Pria Paling Tampan di Dunia yang Pesonanya Tak Pernah Luntur)

"Banyak pandangan orang yang berpikir seperti ini; Yaudah deh main bareng teman-teman, daripada cuma diam di rumah. Sekalipun saat nongkrong Anda makan banyak," papar Tara.

4. Habit

Ini salah satu faktor yang cukup penting. Misalnya mereka yang sudah punya kebiasaan setelah bangun tidur harus minum kopi dan tidak bisa dihilangkan. Dengan kebisaan tersebut, makanya Anda tidak bisa berhenti untuk mengonsumsi makanan atau kalap makan.

"Intinya, Anda mesti mengontrol diri supaya bisa menjaga berat badan dan tentunya menjaga ketidakstabilan intensitas mengonsumsi makanan," tambah Tara.

(ful)