Share

Akibat Halusinasi, Wanita Ini Nekat Cungkil Bola Matanya Sendiri

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 20:31 WIB
$detail['images_title']
Kaylee Muthart (Foto: Mirror)

SEORANG wanita nekat membutakan dirinya sendiri dengan cara mencungkil kedua bola matanya. Tindakan gila dan mengerikan itu dia lakukan di luar sebuah gereja saat orang-orang sedang berada di dalamnya.

Melansir dari Mirror, Senin (12/3/2018), wanita yang bernama Kaylee Muthart tersebut mengatakan ia didiagnosis mengalami gangguan bipolar dan gangguan mental. Selain itu, wanita berusia 20 tahun ini juga memiliki kecanduan obat bius .

Saat ia berusaha mencopot kedua bola matanya, Kaylee mengaku ia sedang berhalusinasi. Dia berpikir seseorang harus mengorbankan sesuatu yang penting untuk memperbaiki dunia, dan orang itu adalah dirinya sendiri.

 (Baca Juga: Sering Marah-Marah di Kantor? Cek Kualitas Tidur Anda)

“Saya sedang berhalusinasi, seseorang harus mengorbankan sesuatu yang penting untuk memperbaiki dan orang itu adalah saya. Saya pikir semuanya akan berakhir tiba-tiba, semua orang akan mati jika saya tidak segera mencopot mata,” ucapnya.

 

Masih dalam sumber yang sama, Kaylee juga membagikan caranya ketika berusaha memaksa mencopot bola matanya sendiri. Pertama dia mendorong ibu jarinya ke dalam mata, jari tengahnya mencengkeram setiap bola mata dengan gerakan memutar, dan menariknya dari dalam rongga mata.

“Saya mencengkeram setiap bola mata, memutar, dan menarik dengan jari tengah agar keluar dari tempatnya, rasanya seperti sebuah perjuangan besar, dan hal tersebut merupakan tindakan tersulit yang pernah saya lakukan,” tambahnya.

Kaylee melanjutkan, kemudian dia tidak bisa lagi melihat dan tidak tahu matanya berdarah atau tidak, tapi ia merasa seperti mati rasa. Seorang pastor mengatakan dia melihat Kaylee sedang meremas bola matanya sendiri dengan tangannya.

“Saya yakin pasti saya akan berusaha mencakar otak sendiri jika pastor tidak mendengar saya berteriak,” kata Kaylee.

  (Baca Juga: Waspadai Glaukoma, Penyakit yang Sebabkan Kerusakan Mata Permanen)

Melihat kejadian yang tidak terduga ini, orang-orang sekitar akhirnya memanggil petugas medis dengan segera. Tapi, sayangnya saat petugas medis datang dan mampu menenangkan Kaylee, mereka sudah terlambat untuk menyelamatkan penglihatannya.

Akibat tindakan konyolnya, Kaylee harus menghabiskan waktu selama seminggu di rumah sakit sebelum dipindahkan ke perawatan rawat inap. Kaylee mengatakan dia menderita sakit kepala yang parah di bagian belakang matanya selama sekira sebulan setelah dirawat, namun menolak untuk meminum obat penghilang rasa sakit.

“Syukurlah, seiring berjalannya waktu, ada banyak dukungan terapi dan kami memahami hal yang Kaylee lihat saat itu tidak benar atau nyata,” ucap ibu Kaylee.

(tam)