Share

Orang Dewasa Sering Ngompol? Coba Main Sepatu Roda untuk Cegah Gejala Susah Menahan Pipis

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Dailymail)

MASIH ingatkah Anda apa permainan favorit sewaktu kecil yang menyehatkan badan? Sepatu roda termasuk jenis permainan yang bermanfaat bagi tubuh. Bagaimana tidak, saat berjalan atau meluncur menggunakan sepatu roda pemakainya harus menjaga keseimbangan tubuh agar tidak terjatuh. Selain itu, bergerak dengan sepatu roda membuat seluruh anggota tubuh ikut bergerak.

Seiring berjalannya waktu, mungkin Anda sudah meninggalkan aktivitas bermain sepatu roda. Akan tetapi, sepatu roda masih populer di kalangan anak-anak. Kini, apabila seorang anak ingin bermain sepatu roda, dia tidak perlu membelinya secara utuh.

BACA JUGA:

Sebab, sudah banyak toko yang menjual flashing roller sehingga sepatu biasa pun bisa dijadikan sepatu roda. Roda itu tinggal dipasang di bagian bawah sepatu dan dilepas bila sudah tidak digunakan. Cara penggunaannya hampir sama seperti sepatu roda kebanyakan.

Sama seperti sepatu roda, flash roller membuat penggunanya harus menjaga keseimbangan. Bermain sepatu roda atau menggunakan flash roller, keduanya sama-sama membawa keuntungan untuk mengurangi gejala inkontinensia. Inkontinensia adalah ketidakmampuan seseorang untuk menahan keinginan untuk buang air kecil.

Hal itu dikarenakan adanya overaktivitas pada otot yang mengendalikan kandung kemih yaitu destrusor. Umumnya, kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita karena faktor kehamilan, persalinan, dan menopause.

Inkontinesia terbagi menjadi dua yaitu stres dan urgensi. Bila seseorang mengalami inkontinesia stres, maka dia bisa buang air kecil hanya dengan terbatuk. Sedangkan inkontinensia urgensi adalah sebuah keadaan yang menyebabkan kebocoran urin karena tubuh terus mengirim sinyal untuk pergi ke toilet.

BACA JUGA:

Terdapat berbagai perawatan untuk mengatasi masalah ini seperti memotong kafein, latihan dan stimulasi listrik untuk memperkuat otot panggul, serta pada kasus yang lebih parah bisa terjadi pembedahan. Namun, kini ditemukan cara yang lebih mudah yaitu dengan bermain sepatu roda atau flash roller.

Sebelumnya cara ini digunakan untuk melatih orang-orang yang terkena arthritis. Tapi ternyata, gerakan tubuh yang dilakukan agar pengguna bisa berjalan atau meluncur menggunakan roda bisa melatih dasar otot panggul.

“Berjalan dengan roda tampaknya sangat cerdas. Melatih dasar panggul bisa menekan gejala inkontinensia sehingga keinginan buang air kecil bisa dikendalikan,” ujar Raj Persad, seorang konsulton urologi di North Bristol NHS Trust seperti yang dikutip dari Daily Mail, Rabu (5/9/2017).

Saat menggunakan sepatu roda, orang cendurung membungkukkan badan dengan gestur panggul agak tertekuk. Ketika memberikan tekanan pada kaki untuk berjalan atau meluncur,saat itulah otot panggul dilatih. Bila Anda mengalami kesulitan untuk mengendalikan diri dari buang air kecil, mungkin cara ini bisa dicoba.

(hel)