Share

4 Tanda Kehilangan Fungsi Otot, Sering Jatuh Salah Satunya!

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 28 Agustus 2017 15:42 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Express)

SEIRING bertambahnya usia, fungsi tubuh pasti mengalami penurunan termasuk otot. Walaupun Anda termasuk orang yang senang berolahraga di usia muda, bukan berarti saat usia tua Anda terbebas dari kemungkinan terkena sarcopenia.

Sarcopenia adalah kondisi di mana massa dan kekuatan otot akan hilang. Kondisi ini berkaitan dengan masalah kesehatan yang serius seperti kelemahan, kecacatan, morbiditas, dan mortalitas.

(Baca Juga: Waspada! Ini Tanda-Tanda Kanker yang Jarang Diketahui)

Seseorang yang terkena sarcopenia biasanya mengalami penurunan kekuatan yang memengaruhi gaya dan keseimbangannya saat berjalan. Tak hanya itu, orang tersebut juga sulit menaiki tangga dan mengangkat benda.

(Baca Juga: Mengerikan! Menderita Dermatillomania, Perempuan Ini Doyan Mengelupasi Kulitnya Sendiri)

Umumnya, kondisi ini memengaruhi 4,6 % pria dan 7,9 % wanita yang rata-rata berusia 67 tahun. Penurunan massa otot dimulai pada umur 30 tahun dan biasanya berkurang 3-8% per 10 tahun.

Selain karena faktor usia, sarcopenia bisa juga terjadi karena perubahan kadar hormon, kebutuhan protein berubah, neuron motorik mati, dan kekurangan vitamin D. Dilansir dari Express, Senin (28/8/2017), inilah gejala utama pada sarcopenia;

Ukuran otot mengecil

Biasanya kondisi ini kurang disadari karena jarang orang yang memerhatikan ukuran otot mereka. Kondisi ini mungkin lebih mudah terlihat pada orang yang senang berolahraga dengan otot yang telah terbentuk di tubuhnya.

(Baca Juga: Usia Semakin Tua, Jangan Sering-Sering Begadang, Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Demensia)

Akan tetapi, gejala ini merupakan indikator fisik yang paling mudah dilihat. Apabila Anda memiliki otot di tangan, perut, kaki, atau di bagian mana saja, coba perhatikan apakah otot Anda semakin lama semin kecil.

Kelemahan

Indikator lainnya yang harus diwaspadai adalah badan yang menjadi lemah. Gejala yang sering terlihat adalah peningkatan risiko jatuh. Hal itu bisa meningkatkan pula risiko patah tulang. Apabila Anda sering merasa lemah dan lebih mudah terjatuh, ada baiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan apakah Anda terkena sarcopenia atau tidak.

Kehilangan daya tahan

Karena sering merasa lemah, penderita sarcopenia biasanya sering kehilangan daya tahan atau staminanya. Dengan begitu, mereka mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

(Baca Juga: Mengerikan! Main Handphone Sembari BAB Berbahaya, Bisa Tularkan Penyakit Infeksi)

Penurunan keseimbangan

Gelaja lain pada sarcopenia adalah keseimbangan yang terus memburuk. Biasanya, bila mengalami kondisi ini, orang cenderung menghindari aktivitas fisik. Tapi masalahnya, penurunan frekuensi aktivitas fisik pada gilirannya bisa mempercepat kehilangan massa otot.

(hel)