Share

Gawat! Pria Usia Muda Alami Penurunan Kualitas Sperma hingga Tahun 2060

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 09 Agustus 2017 00:05 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

GAYA hidup modern membuat kesehatan seseorang menurun. Termasuk dalam hal kesuburan, banyak pria memiliki kualitas sperma yang memburuk akibatnya sulit punya anak.

Bahkan, sebuah studi baru mengklaim empat dekade belakangan, pria mengalami penurunan tingkat sperma. Peneliti membuktikan ada 60% mengalami masalah ini di berbagai belahan dunia.

(Baca Juga: Waduh, Tingkat Konsumsi Susu Orang Indonesia Masih Rendah, Kalah Jauh dari Singapura dan Malaysia!)

Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan kualitas sperma pada pria. Mulai dari kebiasaan merokok, pola makan tidak tepat, jarang olahraga, dan lainnya.

(Baca Juga: 5 Manfaat Ini Buktikan Susu Kambing Lebih Sehat daripada Susu Sapi)

Studi terbaru menegaskan, pria muda yang mengalami penurunan kesuburan. Hasil studinya sudah dibandingkan dengan pria dewasa yang sudah diandalkan.

(Baca Juga: Anda Masih Percaya Mitos Susu Ini? Coba Pikir Ulang!)

Gawat! Masalah tingkat reproduksi ini juga akan berlanjut hingga tahun 2060. Bila tak dicegah, pria yang sudah menikah akan sulit memiliki keturunan.

(Baca Juga: Ini Pentingnya Vitamin D pada Susu di Masa Pertumbuhan)

Adapun faktor terbesar dari penurunan jumlah sperma yakni akibat paparan polusi. Setiap hari hampir semua pria berkutat di jalan dan pabrik dengan penuh limbah.

Begitu juga dengan kerusakan sperma akibat paparan bahan kimia. Pria diharapkan mencegah paparan zat kimia bisfenol A.

Selain itu, pria juga harus mencegah faktor risiko obesitas. Jangan pula merokok karena sangat mempengaruhi tingkat kesuburan Anda. Demikian dilansir Boldsky, Rabu (9/8/2017).

Cara jaga kualitas sperma

Seorang pria harus tetap menjaga kualitas sperma. Berikut cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas sperma, dilansir dari Boldsky.

Minimalkan penggunaan alat dapur tertentu

Lapisan kimia pada panci tanpa pegangan dikatakan mempengaruhi jumlah sperma. Karena itu, cobalah penggunaan jenis alat dapur seperti itu.

Jangan salah pilih sabun

Sabun tertentu, shampoo, dan bahkan parfum mengandung bahan-bahan tertentu yang dapat mengurangi jumlah sperma. Karena itu, jangan salah pilih dan lebih baik mengurangi penggunaannya.

Kurangi penggunaan plastik

Bahan kimia tertentu, seperti Phthalates dan BPA dikatakan dapat mengurangi jumlah sperma. Oleh karena itu, Anda harus mengurangi penggunaan plastik agar kualitas sperma terjaga.

Hindari rokok

Merokok adalah musuh terbesar sperma. Berhenti dari kebiasaan buruk ini dapat menjaga kualitas sperma.

Jauhkan radiasi

Hindari menempatkan smartphone atau handphone di kantong celana. Karena, kebiasaan ini akan mempengaruhi kualitas sperma, bahkan mengurangi jumlahnya.

Kurangi makanan kaleng

Makanan kaleng dapat mengandung BPA yang dikatakan bisa mengurangi jumlah sperma. Jadi, jika ingin menjaga kualitas sperma, sebaiknya mengurangi kebiasaan makanan kaleng atau olahan.

Follow Berita Okezone di Google News

(hel)