Share

Remaja Selamat Ingin Momongan dari Nenek Rohaya, Mungkinkah Secara Medis?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 05 Juli 2017 13:01 WIB
$detail['images_title']
Selamat Riyadi dan Rohaya (Foto: Baturajaupdate/Instagram)

KISAH Selamat Riyadi yang masih berusia 16 tahun dan istrinya Rohaya, 71 tahun, masih hangat dibicarakan. Pasangan suami istri beda sekitar 50 tahunan itu menghebohkan dunia maya setelah Selamat nekad menikahi nenek-nenek tersebut.

Memiliki momongan juga diinginkan pasangan tersebut. Walau usia nenek sudah terlampau tua, namun harapan itu tetap menggantung tinggi. Dengan adanya momongan, kebahagiaan keluarga tersebut tentunya akan semakin bertambah. Tapi apa masih mungkin? Baca Juga: Kata Psikiater Soal Fenomena Remaja 16 Tahun Nikahi Nenek 71 Tahun

Dijelaskan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Yassin Yanuar, secara umum, kalau perempuan itu sudah masuk usia menopause (berhentinya haid), maka dia tidak memungkinkan bisa hamil. Hal tersebut terjadi karena si perempuan sudah tidak lagi memiliki sel telur untuk dibuahi. ’’Kalau sudah begitu, rasanya tidak bisa lagi terjadi kehamilan,’’ katanya melalui pesan singkat pada Okezone, Rabu (5/7/2017).

Namun, belum lama ini dunia juga dihebohkan kelahiran bayi dari perempuan yang sudah berusia 70 tahun. Perempuan asal India itu berhasil melahirakn bayi dengan berat lahir 2 kilogram. Proses kehamilan dilakukan dengan cara pembuahan berbantu atau IVF (In Vitro Fertilization) bersama suaminya yang berusia 79 tahun.

Kasus lainnya pun datang dari India. Pada 2008, dikabarkan ada seorang perempuan berusia 74 tahun yang tetap bisa melahirkan anak. Perempuan itu berhasil memiliki momongan dengan bantuan proses bayi tabung.

Kabar ini pun semakin beredar luas karena kondisi si perempuan langsung drop akibat komplikasi saat melahirkan. Risiko itu juga yang akhirnya membuat beberapa ahli medis tidak merekomendasikan kehamilan di usia terlalu muda atau tua. Sebab, sangat mengancam nyawa baik si ibu maupun anak yang akan dilahirkan.

Berdasar data tersebut, di mana masih memungkinkannya kehamilan di usia setelah menopasue, Dr Yassin juga menjelaskan kasusnya sangat kecil. Sebab, secara kesiapan rahim dan kesehatan si ibu, rasanya tidak memungkinkan adanya kehamilan.

’’Mau kehamilan pakai cara alami maupun melalui bayi tabung, rasanya sulit untuk terjadi,’’ terangnya.

(hel)