Share

Klarifikasi Meninggalnya Dokter Stefanus Taofik Bukan karena Kelelahan Piket Lebaran

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Kamis 29 Juni 2017 13:30 WIB
$detail['images_title']
dr Stefanus Taofik Semasa Hidup (foto: Twitter/@blogdokter)

STEFANUS Taofik, dokter anestesi yang dilaporkan meninggal dunia saat piket Lebaran, bukan disebabkan kelelahan akibat beban kerja atau overworked.

Berdasarkan penjelasan melalui surat yang ditujukan kepada Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dokter Stefanus bertugas jaga seperti biasa dan tidak banyak menangani pasien.

"Pihak RS menjelaskan dr Stefanus menangani satu pasien di ICU dan satu pasien operasi sedang pada saat bertugas tanggal 24 sampai 25 Juni" kata Ketua Umum PERSI Kuntjoro Adi Purjanto melalui keterangan persnya.

Mengutip surat yang diterima PERSI, Kuntjoro meluruskan kabar kelelahan kerja dokter Stefanus akibat memberikan kesempatan seniornya berlebaran.

"Saat beliau bertugas, pihak RS juga menugaskan 2 dokter anestesi purna waktu yang siap jika diperlukan, " tambah Kuntjoro.

Atas nama PERSI, Kuntjoro menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dokter Stefanus Taofik dalam tugas di rumah sakit.

PERSI mendapatkan informasi, dr Stefanus Taofik meninggal dunia pada Senin 26 Juni 2017, merupakan dokter anestesi paruh waktu di RS Pondok Indah Bintaro Jaya.

Follow Berita Okezone di Google News

(fid)