Share

Bunda, Jangan Salah Pilih Popok Bayi untuk Cegah Ruam

Donald Banjarnahor, Jurnalis · Jum'at 28 April 2017 18:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Babycenter)

UNTUK para ibu, sebaiknya tidak meremehkan masalah memilih popok atau diapers bayi. Karena memilih popok yang tidak sesuai dapat menggangu perkembangan dan pertumbuhan sang buah hati.

Bukan hanya ukuran yang harus menjadi perhatian, tetapi juga kualitas bahan, kenyamanan, daya tampung, hingga pergantian popok secara berkala harus diketahui para ibu muda. Dr. dr. Taufik Jamaan SpOG, mengatakan kulit bayi sangat sensitif, sehingga mudah iritasi hingga infeksi apabila lembab akibat buang air kecil maupun buang air besar.

"Akibatnya bayi menjadi rewel dan mengganggu aktivitas sehari-hari, serta bayi jadi tidak mau makan dan tidak mau minum. Hal ini akhirnya bisa dapat mempengaruhi pertumbuhan sang bayi," ujar Taufik di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis 27 April 2017.

Dokter kandungan ini memberikan tips agar memilih popok atau diapers dengan bahan berkualitas dan lembut. Selain itu, Dr Taufik juga mengingatkan untuk memperhatikan daya tampung dari popok bayi.

"Pergantian diapers itu tergantung aktivitas. Bisa dilihat dari markernya apabila sudah penuh harus segera diganti. Umumnya setiap 3-4 jam," tambahnya.

Hal ini semua menurut Dr Taufik untuk mencegah ruam popok pada kulit bayi. Apabila hal ini terjadi, Dr Taufik menyarankan agar kulit bayi yang terkena segera diberikan krim atau salep sampai kulit bayi sembuh.

"Setelah sembuh baru tidak perlu diberikan salep lagi. Namun diapers harus diganti dengan yang cocok agar tidak terjadi lagi ruam popok," imbuhnya.

Dr Taufik menambahkan diapers boleh terus digunakan hingga bayi bisa membuang air sendiri. "Umumnya sampai 3 tahun, namun sampai 5 tahun juga masih boleh sambil diajarkan juga toilet training," pungkasnya.

(hel)