Share

Yakin Kebiasaan Ngupil Itu Jorok? Baca Dulu Nih

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 27 April 2017 14:41 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Independent)

KEBANYAKAN orang setuju bahwa kebiasaan ngupil itu jorok, apalagi memakannya. Tapi, sebuah penelitian memiliki pandangan yang berbeda mengenai kebiasaan ngupil.

Menurut sebuah penelitian, orang dewasa sebenarnya harus makan upil dan mendorong anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Alasannya adalah karena upil sebenarnya memiliki beragam manfaat kesehatan, dan sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak.

Studi tersebut menemukan, ingus mengandung lendir saliva yang membentuk penghalang terhadap penyebab bakteri rongga. Periset bahkan sekarang mencari cara untuk membuat lendir sintetis yang bisa dijadikan permen karet atau pasta gigi untuk memberi manfaat yang sama.

Terlebih lagi, ada bukti yang menunjukkan bahwa lendir dalam ingus bisa bertahan melawan infeksi saluran pernapasan, sakit maag dan HIV.

Spesialis paru-paru Austria, Prof Friedrich Bischinger percaya, orang-orang yang memilih hidung mereka sehat, lebih bahagia dan mungkin lebih baik selaras dengan tubuh mereka daripada yang lain.

"Dan memakan dari apa yang ditarik keluar (dari hidung) adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan merupakan hal yang wajar untuk dilakukan," katanya yang dikutip Independent, Kamis (27/4/2017).

Dia percaya bahwa kita harus menyingkirkan stigma sosial seputar kebiasaan menarik kotoran dari hidung. Selain itu, menurutnya, orangtua seharusnya benar-benar mendorong anak-anak mereka untuk melakukannya. Hal ini terlepas dari laporan sebelumnya dan saran dokter yang mengklaim kebiasaan ngupil bisa menyebabkan pendarahan dan justru mendorong kuman.

(hel)