Share

Tangan Sering Kaku Tidak Selalu Asam Urat

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 28 April 2016 09:30 WIB
$detail['images_title']
Tangan sering kaku bisa jadi neuropati (Foto: Philly)

ASAM urat adalah penyakit yang umum dirasakan lansia. Tapi keluhan seperti tangan dan kaki kaku sering disalahpersepsikan sebagai asam urat. Padahal gangguan kaku, kesemutan, dan nyeri, pada orang di atas 50 tahun bisa disebabkan neuropati.

Neuropati adalah kondisi gangguan dan kerusakan saraf yang dapat disebabkan trauma saraf, efek samping dari suatu penyakit sistemik, atau karena kekurangan vitamin B. Tapi penuaan juga menjadi faktor risiko terbesar dari gangguan ini.

"Masyarakat sering mengatakan kalau tangan dan kaki kaku atau kesemutan pasti karena asam urat. Padahal itu mungkin saja disebabkan neuropatik. Jadi untuk lebih memastikannya memang harus diperiksa ke dokter," kata dr Manfaluthy Hakim SpS(K), ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI Pusat dalam Media Workshop "Lawan Neuropati" di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin 27 April 2016.

Gejalanya neuropati bisa berupa kesemutan, baal, rasa perih, hilangnya keseimbangan, kram otot, kelemahan otot, hingga penurunan massa otot. Sementara asam urat hanya bergejala ketika lama tidak terkontrol dan kerusakan sendi sudah cukup parah, jelasnya.

"Jika neuropati penyebabnya, mengonsumsi makanan bervitamin B seperti dari kacang-kacangan akan membantu meningkatkan fungsi saraf. Jadi kalau tangan kaki kaku dan belum tahu penyebabnya jangan lantas nggak makan kacang, bisa jadi itu neuropati," ujarnya.

(hel)