Share

Lakukan Ini untuk Cegah Keluhan Kesemutan dan Kram

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 28 April 2016 07:00 WIB
$detail['images_title']
Peregangan cegah kesemutan dan kram di kantor (Foto: Listice)

KELUHAN kesemutan, kram, nyeri otot, yang secara umum dapat dikategorikan sebagai gangguan neuropati sebaiknya tidak diatasi dengan hanya menggunakan obat panas atau balsem. Mengurangi aktivitas berisiko sebabkan neuropati dan berhenti melalukan peregangan adalah yang terbaik.

"Keluhan atau gangguan saraf umumnya disebabkan saraf kesulitan menyerap sebanyak-banyaknya oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh aliran darah. Ini terjadi karena sirkulasi darah terganggu karena banyak faktor. Untuk mengatasinya, melakukan gerakan aerobik, sesederhana peregangan, akan dapat membantu," kata dr Ade Jeanne DL Tobing, SpKO.

Peregangan atau stretching, menurutnya, adalah latihan fleksibilitas yang tidak bisa dilakukan setiap hari dan setiap saat dalam posisi apapun. Latihan peregangan minimal 10-15 menit, dengan masing-masing gerakan 6-15 detik tanpa menahan napas dan didahului pemanasan akan membantu melancarkan sirkulasi darah.

"Manfaat peregangan sangat banyak, selain mengurangi ketegangan dan membuat tubuh lebih rileks, stretching juga meningkatkan lingkup gerakan sendi, membuat aktivitas jadi lebih mudah, membantu memelihara tingkat kelenturan, mengembangkan kewaspadaan, dan meningkatkan mood," katanya memaparkan.

Untuk lebih maksimal memelihara kesehatan saraf dan mencegah neuropati, latihan aerobik yang lebih spesifik bisa dilakukan. Berbagai bentuk dan intensitas latihan aerobik bisa dilakukan sesuai kemampuan dan keahlian. Latihan aerobik meliputi berjalan kaki, jogging/lari, bersepeda, senam, renang, aquarobik, basket, bulu tangkis, atau sepak bola.

"Latihan aerobik baik dilakukan tiga sampai enam kali per minggu, 20-30 menit mulai dari intensitas sedang. Tapi sebaiknya tidak lebih dari satu jam. Latihan harus dilakukan dengan pemanasan dan pendinginan. Secara spesifik, latihan yang disarankan adalah melakukan gerakan menyilang batang tubuh dan fokus mata dan keseimbangan," tambahnya dalam Media Workshop "Lawan Neuropati" di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin 27 April 2016.

(hel)