Share

Kisah Adele Berhenti Merokok

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2015 11:51 WIB
$detail['images_title']
Adele berhenti merokok (Foto: Eonline)

ADELE boleh mengucapkan kata “hello” dalam lagu terbarunya. Tapi, kini ia juga mengucapkan salam perpisahan pada rokok yang sempat menjadi “temannya”.

Pelantun When We Were Young ini mengungkapkan ketakutannya meninggal muda karena rokok baru-baru ini. Karena itu, Adele telah meninggalkan salah satu kebiasaan buruk tersebut.

"Jika aku terus merokok, aku mungkin akan meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan rokok. Jika saya meninggal karena kanker paru-paru, itu akan menjadi sesuatu yang tidak akan saya banggakan," kata Adele kepada Mirror yang dikutip dari Latinpost, Selasa (22/12/2015).

Menurut Mirror, Adele terbiasa merokok sampai 25 batang per hari! Penyanyi itu rupanya telah merokok berat sejak 2011, sampai-sampai ia pernah terpaksa membatalkan pertunjukan setelah kehilangan suaranya selama acara langsung di radio Perancis.

"Waktu itu rasanya seperti ada penghalang di atas tenggorokan saya. Saya bisa merasakan seperti sesuatu muncul di tenggorokan saya," kata Adele menceritakan kecelakaan suara selama wawancara dengan "60 Minutes" pada 2012 lalu.

Adele juga menyebutkan bahwa anaknya Angelo sebagai salah satu alasan dia berhenti merokok.

"Aku dulu benar-benar menyukainya, tapi akan memalukan jika aku mati akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok. Anak saya akan hancur nasibya," katanya kepada Rolling Stone bulan lalu.

Selain berhentu merokok, Adele juga mengatakan kepada Rolling Stone bahwa dia mengurangi jumlah alkohol yang dikonsumsi. Penyanyi yang dijadwalkan untuk memulai tur konser ketiga pada 29 Februari 2016 di Eropa ini sekarang hanya mium sekitar satu gelas per minggu.

"Aku biasa minum dan mampu kuat sampai acara malam Tapi dengan anak-anak, mabuk adalah penyiksaan. Mereka akan mengetahuinya,” katanya yang meskipun sempat alami kemunduran medis, Adele dan suaranya tampak kembali ke kondisi prima.

(hel)