Share

Menkes Harapkan Riset Tanaman Obat di Indonesia Terus Berkembang

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 15 September 2015 14:38 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi tanaman obat (Foto: Juaralife)

SEJAK dasawarsa terakhir, dunia telah mulai memposisikan perawatan dan pengobatan tradisional sebagai bagian dari fokus penelitian dan pengembangan kesehatan. Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki kekayaan dalam bidang perawatan dan pengobatan tradisional, layak untuk mengembangkan hal tersebut secara ilmiah maupun etik.

"Kita perlu sadari bahwa zat aktif yang digunakan nenek moyang kita dulu banyak berguna untuk kesehatan. Banyak penelitian telah dilakukan, di antaranya yang menghasilkan bukti bahwa tanaman obat dan jamu bisa mengatasi penyakit seperti asam urat dan tekanan darah. Bukti ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang manfaat jamu untuk kesehatah," tutur Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, dalam pembukaan Simposium Internasional ke-2 Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Menkes Nila juga mengatakan ia berharap agar kolaborasi antara penghasil dan pengguna, bisa membuat usaha penelitian dan pengembangan produk inovasi tanaman berhasil dan lebih banyak dapat dimanfaatkan.

"Kita bisa mencontoh bangsa luar, seperti di Cina , Korea, India, dan. Mereka memiliki komitmen dan dukungan pemerintah yang kuat terhadap pengembangan produk dari tanaman obat atau pengobatan tradisional lain untuk kesehatan. Komitmen seperti itu, yang terus kita lakukan untuk meningkatkan keseahtan dan bahkan devisa negara," tutupnya.

(yac)