Share

Bocah Ini Ngamuk bila Tak Diberi Rokok

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 01 September 2015 21:30 WIB
$detail['images_title']
Lingkungan pengaruhi anak merokok (Foto: Earthtimes)

SEBUAH video balita dari Sumatera bernama Rizal yang merokok telah menghebohkan masyarakat dunia. Hal ini diawali ketika sang ayah memberinya rokok pertama kalinya ketika ia baru berusia 18 bulan.

"Saya tidak khawatir dengan kesehatannya, karena dia tampak sehat," kata ayah anak itu, Mohammad Rizal, dari desa nelayan Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. "Dia menangis dan mengamuk ketika kami tidak membiarkan dia merokok. Dia kecanduan."

Rizal bukanlah anak perokok yang pertama tertangkap kamera media. Pada bulan Maret, video dari seorang anak Indonesia berumur empat tahun yang merokok muncul di YouTube dan mendorong pengunggahnya menghapus video tersebut.

Anak tersebut merokok pertama kali ketika iklan rokok yang terpampang di mana-mana. Ia dilaporkan telah mau mengurangi jumlah rokok yang biasa diisapnya, namun ia masih sering merokok dengan ayahnya, seorang petani tembakau, di kamar tidur mereka.

Kasus pada anak-anak tersebut adalah tren yang cukup mengganggu di Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan 25 persen anak-anak usia tiga sampai 15 tahun di Indonesia telah mencoba rokok, dengan 3,2 persen dari mereka menjadi perokok aktif.

Persentase perokok berusia lima sampai sembilan tahun meningkat dari 0,4 persen pada tahun 2001 menjadi 2,8 persen pada tahun 2004, lembaga tersebut melaporkan. Demikian seperti dilansir dari NBCNews, Selasa (1/9/2015).

Follow Berita Okezone di Google News

(ren)