Share

Aktif Bergerak Cegah Lansia dari Infeksi

Erika Kurnia, Jurnalis · Rabu 10 Desember 2014 18:36 WIB
$detail['images_title']
Aktif gerak cegah lansia infeksi

SETIAP manusia pasti mengalami penuaan. Penuaan yang secara signifikan dialami oleh orang yang sudah berumur. Seperti menurunnya fungsi organ tubuh, dan imunitas yang menyebabkan mereka rentan mengalami berbagai penyakit akibat infeksi.

Ahli ilmu penuaan, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD-KGer, M.Epid, FINASIM, mengatakan bahwa, aktif bergerak adalah salah satu kunci untuk menunda penuaan dan mencegah lansia dari masalah kesehatan.

“Semakin tua seseorang, imunitas menurun bersama dengan fungsi organ mereka. Akibatnya saat sakit jadi susah sembuh dan biasanya penyakit yang menyerang banyak. Belum lagi adanya gangguan status fungsional yang membuat penyakit akut sulit dideteksi,” paparnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Oleh karena itu, pencegahan seperti dengan aktif bergerak adalah solusinya. Menurutnya, aktivitas fisik dapat menghambat penurunan massa dan fungsi otot dengan memicu peningkatan massa dan kapasitas metabolik otot sehingga memengaruhi penggunaan energi, metabolise glukosa, dan cadangan protein tubuh.

“Cara terpenting untuk menjaga kesehatan, termasuk mencegah infeksi pada lansia, adalah dengan terus bergerak untuk tetap menjaga massa otot dan berat badan, termasuk lewat menjaga asupan nutrisi, hidrasi yang cukup, menjaga higienitas personal, dan vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi virus,” tuturnya.

Vaksinasi menjadi penting untuk pencegahan penyakit infeksi lebih lanjut. Menurut Profesor Siti infeksi tersering yang dialami usia lanjut adalah seperti infeksi saluran kemih, kulit, pneumonia, influenza, dan saluran cerna.

Menurut data demografi, populasi usia tua di Indonesia telah mencapai 25 juta (seperduabelas penduduk Indonesia) dengan usia harapan hidup rata-rata 72 tahun. Pada tahun 2050, diprediksikan seperlima penduduk Indonesia merupakan penduduk usia lanjut.

“Oleh karena itu, penting bagi kita yang masih muda untuk mau memperhatikan kesehatan orang tua di sekitar kita, di samping menjaga gaya hidup kita tetap sehat,” tutupnya.

(ren)