Share

Agar Seks Tetap Aman Saat Hamil

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 16 April 2014 16:26 WIB
$detail['images_title']
Seks aman ketika hamil (Foto: Google)

WANITA hamil pasti mendambakan persalinan yang lancar dan normal. Ada banyak cara yang dilakukan agar persalinan lancar, salah satunya berhubungan seksual. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual saat kehamilan?  

Menurut obstetri dan ginekologi Siloam Hospital Semanggi, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin SpOG berhubungan seksual yang dianjurkan adalah ketika memasuki usia kehamilan 37 minggu atau 9 bulan. Hal ini karena berhubungan seksual akan membantu dalam merangsang kontraksi dari ibu hamil.

 

“Sperma dapat merangsang rahim untuk berkontraksi, sehingga akan mempercepat terjadinya persalinan. Oleh karena itu, dianjurkan melakukan hubungan seksual secara intensif ketika memasuki usia kehamilan 9 bulan,” jelas dr. Ardiansjah pada diskusi media Soho Global Health bertema “Peran Oksitosin dalam Induksi Persalinan” di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Rabu (16/4/2014)

 

Lantas, bagaimana bila melakukan hubungan seksual sebelum 37 minggu atau 9 bulan? dr. Ardiansjah menjelaskan bahwa melakukan hubungan seksual ketika usia kehamilan memasuki 7 atau 8 bulan tidak menjadi masalah. Namun, dr. Ardiansjah mengatakan bahwa sperma tidak boleh dikeluarkan di dalam rahim.

 

“Kalau dikeluarkan di dalam rahim sperma akan merangsang kontraksi rahim, sehingga akan mempercepat persalinan. Bila itu terjadi sebelum 9 bulan maka akan terjadi persalinan premature,” terangnya.

 

Selain itu, ada hal penting lain yang tidak boleh dilupakan ketika akan berhubungan seksual selama kehamilan, yaitu menjaga kesehatan dan kebersihan genital masing-masing. Mengapa harus menjaga kebersihan genital sebelum melakukan hubungan seksual saat hamil?

 

“Harus benar-benar menjaga kesehatan dan kebersihan genital ketika berhubungan seksual saat hamil, karena kalau kotor, kuman-kuman akan masuk ke dalam rahim dan menginfeksinya,” imbuhnya.

(tty)