Share

Gangrene

Gangrene
Gangrene
A A A
Umum

Dikutip dari mayo clinic, gangrene adalah kematian jaringan tubuh yang disebabkan kurangnya aliran darah atau infeksi bakteri yang serius. Gangren umumnya mempengaruhi lengan dan kaki, termasuk jari kaki dan jari tangan. Selain itu, juga dapat terjadi pada otot dan organ di dalam tubuh, seperti kantong empedu.

Biasanya, kondisi ini dimulai di bagian tubuh tertentu, seperti kaki, tangan, atau organ dalam. Gangren dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan mengalami syok septik jika tidak diobati dan bakteri mencapai aliran darah. Syok septik sendiri dapat mengancam jiwa dan dianggap sebagai keadaan darurat medis.

Gejala

Dikutip dari mayo clinic, gejala gangrene saat mempengaruhi kulit, meliputi:

 

  • Perubahan warna kulit, mulai dari abu-abu pucat menjadi biru, ungu, hitam atau merah
  • Mengalami pembengkakan pada area yang terkena gangrene
  • Mengalami melepuh pada area yang terkena gangrene
  • Secara tiba-tiba merasakan sakit yang parah diikuti oleh perasaan mati rasa
  • Terdapat cairan berbau busuk yang keluar dari luka
  • Kulit menjadi tipis, berkilau, atau kulit tanpa rambut
  • Kulit menjadi terasa sejuk atau dingin saat disentuh

 

Jika gangren mempengaruhi jaringan di bawah permukaan kulit, seperti gangren gas atau gangren internal, penderita mungkin juga mengalami demam ringan dan umumnya merasa tidak sehat.

Jika bakteri penyebab gangren menyebar ke seluruh tubuh, kondisi yang disebut syok septik dapat terjadi. Adapun tanda dan gejala syok septik meliputi:

 

  • Tekanan darah rendah
  • Demam, meskipun beberapa orang mungkin memiliki suhu tubuh lebih rendah dari 37

Penyebab

Terdapat banyak kondisi, penyakit, dan gangguan yang dapat menyebabkan gangrene, antara lain:

Kurangnya suplai darah pada orang tertentu Darah sebagai penyedia oksigen dan nutrisi bagi tubuh juga menyediakan sistem kekebalan dengan antibodi untuk melawan infeksi. Tanpa suplai darah yang tepat, sel tubuh tidak dapat bertahan hidup, dan mengakibatkan jaringan mati.

Adanya infeksi

Infeksi bakteri yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan gangrene.Mengalami cedera traumatis, Luka tembak atau luka remuk akibat kecelakaan dapat menyebabkan luka terbuka yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh. Jika bakteri menginfeksi jaringan tersebut dan tidak diobati, maka dapat menyebabkan gangrene.

Faktor Risiko

Dikutip dari Healthline, terdapat beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang menderita gangren, antara lain:

  • Arteriosklerosis
  • Penyakit Raynaud
  • Diabetes
  • Mengalami gumpalan darah
  • Radang usus buntu
  • Hernia
  • Merokok, dan mengonsumsi alkohol

 

Pencegahan

Dikutip dari Healthline, untuk mencegah lebih banyak jaringan mati, gangrene harus ditangani lebih awal untuk meminimalkan kerusakan. Orang yang menderita diabetes atau penyakit pembuluh darah harus secara teratur memeriksa tangan dan kaki untuk mencegah gejala gangrene. Perlu diperhatikan:

  • Pembengkakan, keluarnya cairan, atau kemerahan yang mungkin mengindikasikan infeksi
  • Luka yang sepertinya tak kunjung sembuh
  • Perubahan warna kulit
  • Mengonsumsi antibiotik sebelum atau sesudah menjalani operasi, di bawah perawatan dokter dapat membantu mencegah perkembangan infeksi gangrene.

 

 

Demikian pemahaman terkait gangrene yang perlu dipahami dan dicegah.