Share

Bronkitis

Penyakit Bronkitis
Penyakit Bronkitis
A A A
Umum

Bronkitis adalah penyakit pernapasan umum yang disebabkan oleh peradangan selaput lendir di lorong bronkial paru-paru.

Gejala

Pilek atau hidung tersumbat

Karena pasien bronkitis disebabkan virus atau bakteri, makanya kondisi pernapasan akan ikut terserang. Hal ini biasanya ditandai dengan pilek atau hidung tersumbat. Gejala ini biasanya terjadi pada anak-anak yang sistem imunitasnya masih lemah.

Sesak napas

Pasien bronkitis biasanya mengalami sesak napas. Kondisi ini membuat sekecil apapun aktivitas yang dilakukan pasien, akan membuat dirinya sesak napas. Tanda ini harus diwaspadai, karena bila berlangsung lebih dari tiga hari, maka bisa jadi kondisi bronkitis Anda semakin parah.

Sakit tenggorokan

Gejala awal dari bronkitis juga bisa ditanda dengan sakit tenggorokan. Rasa gatal di tenggorokan akan membuat Anda sulit menelan sesuatu dan sakit saat berbicara. Kondisi ini tidak akan hilang selama batuk masih ada.

Muncul bunyi saat bernapas atau 'bengek'

Orang dengan masalah bronkitis dapat dengan mudah dikenali dari munculnya bunyi saat bernapas atau yang biasa kita sebut 'bengek'. Kondisi ini bisa terjadi karena ruang paru-paru terbatas akibat peradangan bronkial. Pada pasien bronkitis kronis, 'bengek' akan keluar saat naik tangga atau berlari.

Batuk

Pasien bronkitis akan mengalami batuk yang cukup panjang. Diawali dengan batuk berdahak sampai akhirnya kering dan ini membuat pasien susah tidur. Di beberapa kasus, pasien bronkitis akan mengalami batuk darah dan kalau sudah begini, pasien akan direkomendasikan untuk menjalani perawatan intensif.

Bicara mengenai dahak, perlu diperhatikan bahwa ketika dahak yang keluar berwarna kuning atau hijau, itu dapat diartikan adanya paparan bakteri dalam tubuh Anda.

Penyebab

Penyebab Bronkitis :

Bronkitis akut disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Namun, bronkitis akibat virus lebih sering terjadi. Virus yang sering menyebabkan bronkitis umumnya adalah virus Influenza maupun Rhinovirus. Virus ini terdapat pada lendir yang berada pada hidung atau mulut seseorang ketika bersin atau batuk. Lendir bervirus ini bahkan dapat menyebar pada orang lain yang berada di sekitar hingga kisaran jarak 1 meter. Sementara itu, penyebab bronkitis kronis yang paling sering adalah bahan iritatif, seperti kabut asap, asap rokok, produk rumah tangga, butiran debu, tekstil (serat kain), ammonia, asam kuat, dan klorin. Di antara iritan yang disebutkan, paparan rokok menjadi penyebab utama bronkitis kronis.

Bronkitis akut disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Namun, bronkitis akibat virus lebih sering terjadi. Virus yang sering menyebabkan bronkitis umumnya adalah virus Influenza maupun Rhinovirus. Virus ini terdapat pada lendir yang berada pada hidung atau mulut seseorang ketika bersin atau batuk. Lendir bervirus ini bahkan dapat menyebar pada orang lain yang berada di sekitar hingga kisaran jarak 1 meter. Sementara itu, penyebab bronkitis kronis yang paling sering adalah bahan iritatif, seperti kabut asap, asap rokok, produk rumah tangga, butiran debu, tekstil (serat kain), ammonia, asam kuat, dan klorin. Di antara iritan yang disebutkan, paparan rokok menjadi penyebab utama bronkitis kronis.

Faktor Risiko

Faktor risiko bronkitis :

1. Anak-anak usia di bawah 5 tahun atau dewasa yang berusia lebih dari 40 tahun

2. Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, seperti penderita penyakit autoimun dan kanker

3. Tidak melakukan vaksinasi influenza maupun pneumonia

4. Paparan asap rokok (baik perokok aktif maupun pasif)

5. Pekerjaan yang berhubungan dengan paparan zat kimia seperti klorin, ammonia

6. Memiliki masalah asam lambung, seperti GERD

Pencegahan

Untuk mencegah penyakit bronkitis, ada beberapa saran yang dapat Anda lakukan , yaitu:

- Hentikan kebiasaan merokok atau hindari paparan asap rokok

- Melakukan gaya hidup sehat seperti olahraga rutin dan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang

- Istirahat cukup, terutama jika Anda mengalami keluhan demam, batuk, dan pilek

- Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter Rajin dan seksama mencuci tangan dapat membantu mencegah serta menurunkan risiko bronkitis

- Kenakan masker yang memadai jika Anda bekerja di tempat yang banyak terpapar bahan iritan kimiawi maupun asap

- Menghindari pemakaian barang pribadi secara bergantian dengan orang lain Lakukan vaksinasi influenza dan pneumonia