Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH UPDATE

Paparan Abu Vulkanik, Waspadai Pencemaran Air & Makanan

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone
Selasa, 18 Februari 2014 00:33 wib
detail berita
Kepungan abu vulkanik (Foto: ANT/Trial)
ADA banyak risiko kesehatan yang terjadi ketika abu vulkanik terpapar. Selain kesehatan yang terancam, abu vulkanik juga mengancam pencemaran air dan makanan.

Hal ini tentu saja meningkatkan risiko kesehatan korban erupsi Gunung Kelud yang terancam hal tersebut. Karenanya, masyarakat diminta waspada dengan ancaman itu.

Dr.dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM menuturkan, dalam kondisi itu masyarakat harus mewaspadai apakah air di sekitarnya tersebut tercemar atau tidak.

"Jadi kita juga harus lihat pembersihannya juga. Lihat juga keadaan makanan dan minuman yang terpapar debu atau tidak," tuturnya kepada Okezone melalui sambungan telefon, baru-baru ini.

Dr Ari menyarankan, ketika makanan dan minuman, serta air di sekitar rumah terpapar debu, maka pilihan terbaik menggunakan makanan kemasan.

"Jika memang sudah parah sekali, pilihlah makanan kemasan yang kondisinya memang tertutup. Selain itu, sayuran dan buah yang akan dikonsumsi, penting sekali untuk mencucinya sehingga debunya terlepas. Hanya saja, perhatikan juga apakah air yang digunakan untuk mencuci tercemar atau tidak," tutupnya. (ind)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Adi Nugroho Tunjuk Amin "Brutus" Rancang Jas Pengantin
Kabar bahagia datang dari pasangan Adi Nugroho dan Donita. Pasangan selebritis tersebut bakal melangsungkan pernikahan pada minggu-minggu ini.

Food

Makan Pakai Tangan Menurut Kenes

Tradisi orang Indonesia terbiasa dengan cara makan menggunakan tangan, tapi untuk artis cantik Kenes menuturkan memakai tangan tergantung makanan apa yang disantap.


 

Property

Daftar Bahan Bangunan yang Naik Harga per Juli
Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan daftar barang bangunan yang mengalami kenaikan pada periode Juni-Juli 2014. Terdapat 27 kelompok bahan bangunan yang disurvei. Apa sajakah?