Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH & FIT

Hidup Bersih & Sehat, Ini Cara Cuci Tangan yang Benar

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Jum'at, 17 Mei 2013 15:47 wib
detail berita
Cuci tangan (Foto: Google)
CUCI tangan sebelum makan bukan lagi menjadi satu slogan, tetapi wajib di terapkan untuk mewujudkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Seperti yang dikampanyekan Rumah Sakit Tugu Ibu, Cimanggis, Depok kepada seluruh para medis dan juga pasien.

Direktur RS Tugu Ibu, Cimanggis, Depok, Peppy Firaidi mengatakan cuci tangan dengan air yang mengalir wajib dilakukan untuk membunuh kuman setelah tangan kita kontak dengan lingkungan. Caranya pun harus dilakukan dengan benar agar efektif.

"Caranya yakni telapak tangan, sela - sela jari, punggung, ibu jari jempol,  saling kait, dan kuku bagian terakhir. Dokter mau periksa pasien cuci tangan dulu," terang Ketua Asosiasi Rumah Sakit Indonesia (ARSI) ini kepada wartawan di RS Tugu Ibu, Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Jumat (17/05/2013).

Setelah mencuci tangan dengan sabun atau handscrub, kata Peppy, tangan dibersihkan dengan tisu. Sebab jika memakai kain lap, atau baskom, justru memperbanyak dan memindahkan kuman.

"Jangan gunakan tisu basah, gunakan tisu kering, karena kalau sang pasien ternyata ada infeksi, kalau dokter tidak higienis, malah lebih memperpanjang dirawatnya," ungkapnya. (ind) (tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Apakah Anda Kura-Kura atau Kelinci di Ranjang?
Pada dasarnya dalam urusan bercinta, wanita cenderung menjadi seperti kura-kura, sementara pria lebih seperti kelinci.

Food

Fun Easter Brunch bersama Harris Dino
Rayakan Paskah tahun ini bersama teman dan keluarga di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading. Nikmati kelezatan Easter Brunch di Harris Cafe pada Minggu, 20 April 2014, dan bawa serta buah hati untuk bergembira bersama Harris Dino.

Property

Green Building Memang Mahal, Tapi..
"Kebanyakan perusahaan asing yang berkantor di Indonesia tidak mau kalau kantornya tidak green building. Karena memang mereka lebih cenderung menginginkan hemat dari segi operasional gedung,"