Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH UPDATE

''Jangan Ada Lagi Iklan, Promosi, & Sponsor Rokok''

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone
Rabu, 23 Januari 2013 13:44 wib
detail berita
Menkes Nafsiah Mboi (Foto: Okezone)
KEBERADAAN iklan, promosi hingga acara yang disponsori perusahaan rokok menjadi agenda terlarang. Tidak dipungkiri, saran tersebut menjadi gerbang awal seseorang mengenal rokok.
 
Diterbitkannya peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan menjadi landasan kuat bahwa keberadaan iklan rokok di media, promosi rokok hingga acara yang disponsori rokok tidak lagi diperkenankan.
 
Pasalnya, dalam PP tersebut diatur seputar pengendalian isi iklan serta pengendalian promosi dan sponsor.
 
"Tidak boleh ada bagi rokok cuma-cuma, tawaran diskon rokok, dan memakai logo merek rokok pada suatu kegiatan," terang Menteri Kesehatan dr Nafsiah Mboi, SpA M.P.H di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/1/2013).
 
Studi penelitian di DKI Jakarta menunjukkan bahwa 99,7 persen remaja melihat ikan rokok di televisi, 86,7 persen remaja melihat iklan rokok di media luar ruang, 76,2 persen remaja melihat iklan rokok di majalah dan koran, 81 persen remaja pernah mengikuti kegiatan yang disponsori oleh industri  rokok.
 
Di Indonesia, studi penelitian menyimpulkan bahwa iklan, promosi dan sponsor rokok bisa merangsang anak untuk inisiasi merokok, mendorong perokok anak untuk tetap terus merokok, dan mendorong perokok anak yang sudah berhenti merokok untuk kembali merokok.
 
PP No. 109 tahun 2012 ini menjadi benteng untuk memproteksi generasi penerus dari ancaman tersebut.
 
Dalam hal sosialisasi yang sedang digalakkan Kemenkes, dukungan semua pihak sangatlah diharapkan, termasuk media yang memiliki pengaruh sangat besar.
 
"Mulai hari ini tidak ada iklan, sponsorship bagi-bagi rokok," tegas Menkes.
 
Ketegasan itu wajar mengingat peran medis sangat besar. Di sisi lain, bagi perusahaan rokok diberikan waktu kurang lebih hingga akhir tahun untuk mematuhi aturan tersebut.
 
"Khusus perusahaan rokok, akhir Desember 2013 ikuti ketentuan itu, kalau tidak ya kena sanksi," tutupnya.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Diomeli Ibunda, Julie Estelle Kapok Gelapkan Kulit
Setelah sempat tertarik memiliki kulit coklat, Julie Estelle akhirnya kapok tanning. Selain tidak pernah berhasil memiliki kulit esotis, Julie menganggap tanning berbahaya untuk kulit.

Food

Kue Sus, Farah Kalap Makan
Mempunyai tubuh langsing menjadi idaman setiap wanita. Terlebih jika mempunyai tumbuh langsing dan seksi seperti Farah Quinn.

Property

Daftar Kota yang Menjadi Sarang Miliarder di Dunia
Sebuah lembaga survei yang bernama WealthInsight and Spear mengeluarkan daftar 10 kota yang menjadi sarang bagi miliarder di dunia. Kota mana sajakah itu?