Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL FAMILY HEALTH

Telat Haid, Tapi Enggak Hamil?

Mom & Kiddie
Selasa, 15 Januari 2013 17:49 wib
detail berita
Cek kehamilan (Foto: Google)
SUDAH satu bulan tidak haid, tapi hasil test pack Anda negatif. Apakah hal itu normal atau tanda suatu penyakit? Apakah ada kaitannya dengan pemakaian alat kontrasepsi?  
Ya, masalah ini mungkin pernah Anda alami. Namun, mungkin saja Anda belum mendapatkan jawaban tepat dengan masalah tersebut. Kini, Anda bisa mendapatkan penjelasan dr. Fakriantini Jaya Putri, SpOG dari RS. Zahira, Jakarta, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie.

Absennya menstruasi selama satu periode atau lebih disebut amenorrhea. Wanita yang tidak mengalami menstruasi tiga kali berturut-turut termasuk dalam kategori amenorrhea. Begitu juga dengan perempuan di atas 16 tahun yang belum mendapatkan menstruasi.
 
Amenorrhea bukanlah suatu penyakit, melainkan hanya sebuah gejala dari penyakit yang melandasinya. Jika dilihat dari kasusnya, mungkin saja Anda mengalami amenorrhea sekunder. Yaitu, berhenti haid setelah pernah mengalami haid tetapi berhenti berturut selama 3 bulan. Angka kejadian amenorrhea sekunder berkisar 1-3 persen pada wanita reproduksi.
 
Beragam Faktor


Ada banyak faktor penyebab amenorrhea sekunder, di antaranya sindrom ovarium polikistik, obesitas, penurunan berat badan yang dratis, kecemasan dan stres emosional, olahraga yang berlebihan, kehamilan, menopause, disfungsi tiroid, tumor otak, kegagalan dilatasi dan kuretase, pengurangan lemak tubuh 15-17 persen. Konsumsi hormon tambahan, konsumsi obat-obatan (bisulfan, klorambusil, siklofosfamid, fenotiazin, hormon terapi). Kelainan pada rahim seperti mola hidatidosa dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan). Selain itu, KB juga bisa menyebabkan perubahan hormon. Jadi, kemungkinan juga selain penyebab-penyebab di atas kasus Moms juga bisa dikarenakan penggunaan KB, sebab KB juga bisa menyebabkan amenorrhea.
 
Cara Mengatasi


Penanganan amenorrhea lebih ditujukkan pada penyebab utamanya, bukan pada amenorrhea-nya sendiri. Dengan memperbaiki keadaan yang menyebabkan amenorrhea, maka diharapkan Moms bisa kembali mendapatkan haid secara lancar dan teratur. Penanganan medik umumnya hanya diberikan suplemen hormonal, misalnya pemberian suplemen progeteron. Tapi yang terpenting adalah perbaikan pola makan terutama bagi penderita amenorrhea yang disebabkan malnutrisi dan obesitas. Atau perbaikan pola berolahraga jika disebabkan oleh olahraga yang terlampau berat dan perbaiki pola hidup jika diakibatkan oleh stres.
 
Apabila ternyata gejala-gejala masih terus berlanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan USG dan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui apakah ada penyakit atau tidak. Sebab salah satu ciri wanita sehat adalah memiliki siklus datang bulan yang teratur, walau tidak selalu datang pada tanggal yang sama.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 

Food

Buah Terbaik untuk Sarapan Pagi
Sarapan adalah makan yang paling penting dilakukan setiap hari. Cara makannya pun harus teratur, termasuk di dalamnya terdapat asupan buah.

Property

REI: Akuisisi, Bisa Buat BTN Tak Fokus Urus Rumah Rakyat
"Saya harap BTN bisa tetep eksis, hanya BTN yang selama ini memberikan jumlah KPR paling banyak pada masyarakat Indonesia," katanya di Kadin, Jakarta, Rabu (23/4/2014).