Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH & FIT

Ini Penyakit Akibat Terlalu Banyak Makan Pedas

Gustia Martha Putri - Okezone
Senin, 23 Juli 2012 19:21 wib
detail berita
Hati-hati terlalu banyak makan pedas (Foto: Boldsky)
MAKANAN dengan sensasi rasa pedas, kerap memiliki banyak penggemar. Meskipun rasa pedas dapat menambah selera makan, waspadalah terhadap penyakit-penyakit yang siap mengintai.  
Agar sajian makanan memiliki cita rasa tinggi, sejumlah jenis rempah-rempah disertakan ke dalam sebuah menu makanan. Bersamaan dengan kekayaan rasa dan aroma, jika terlalu banyak dikonsumsi, bumbu rempah-rempah terutama yang rasanya pedas dapat menyebabkan beberapa masalah perut.
 
Rempah-rempah mentah dan yang belum diproses terlebih dahulu merupakan sumber makanan yang kaya vitamin dan mineral. Tapi konsumsi terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan lambung.
 
Berikut beberapa penyakit yang diakibatkan terlalu banyak mengonsumsi makanan berbumbu pedas, sebagaimana dilansir Boldsky.
 
Nyeri Perut
 
Karena rempah-rempah kaya akan zat asam, maka mengonsumsi terlalu banyak rempah-rempah dapat menyebabkan sakit perut yang parah. Hal ini dapat merusak dinding perut yang sudah kaya asam, sehingga nantinya akan menyebabkan masalah perut.
 
Rempah-rempah pedas yang dapat menyebabkan nyeri pada perut jika terlalu banyak dikonsumsi adalah cabai. Pasalnya, cabai mengandung capsaicin, zat kimia yang menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Apalagi jika dinding perut sudah bermasalah. Itulah alasan asupan makanan pedas menyebabkan masalah pencernaan.
 
Capcaisin bersifat cenderung berbahaya mengingat fungsi awalnya menjaga serangan hama, kutu, dan serangga di kebun. Hal ini juga menyebabkan masalah asam pada lambung yang kerap membuat nafsu makan menghilang.
 
Maag
 
Makanan pedas dapat menyebabkan ulkus lambung atau tukak lambung pada usus kecil. Hal ini disebut duodenum (ulkus duodenum).
 
Sejumlah ekstra rempah-rempah dalam makanan Anda juga dapat menyebabkan suatu borok di kerongkongan. Gejala-gejala ulkus lambung adalah sakit perut, mual dan muntah. Jadi, jika Anda memiliki salah satu gejala tersebut lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter.
 
Bahan kimia dalam makanan pedas mengiritasi ulkus dan dapat menyebabkan peradangan dan perdarahan. Hindari makanan pedas sama sekali jika Anda memiliki ulkus lambung dan masalah perut lainnya.
 
Gastritis
 
Gastritis terutama disebabkan karena iritasi lambung dan radang selaput perut. Hal ini terjadi karena perut tidak kuat lagi menerima asupan makanan pedas.
 
Gejala-gejala gastritis adalah gangguan pencernaan, sakit perut, cegukan dan bahkan black-out. Periksakan diri Anda ke dokter bila memiliki gejala-gejala tersebut.
 
Hindari makanan pedas jika Anda diketahui memiliki gastritis karena dapat memperburuk kondisi perut Anda. Asupan berlebihan dari rempah-rempah juga dapat menyebabkan demam ringan dan kehilangan nafsu makan.
 
Anda kini sudah tahu apa saja resiko jika terlalu banyak mengonsumsi makanan berbumbu pedas. Kendati demikian, bukan berarti Anda sama sekali tak boleh mengonsumsinya, hanya saja batasi asupannya agar tidak menyebabkan jenis masalah perut.
 
Singkirkan masalah perut sepenuhnya dengan mengurangi jumlah asupan makanan pedas. Jika hal ini sulit bagi Anda, lakukanlah perlahan-lahan.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Tujuh Alasan Utama Karyawan Mengundurkan Diri (1)
Menemukan pekerjaan yang memberikan gaji baik terkadang tidak cukup. Ada lebih banyak definisi tentang konsep "pekerjaan yang memuaskan".

Food

Di Indonesia, Kopi Susu jadi Primadona
Kopi adalah minuman terkenal di seluruh dunia. Selain rasanya nikmat, biasanya orang memilih minum kopi membantu membangkitkan energi.

Property

Daftar Bahan Bangunan yang Naik Harga per Juli
Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan daftar barang bangunan yang mengalami kenaikan pada periode Juni-Juli 2014. Terdapat 27 kelompok bahan bangunan yang disurvei. Apa sajakah?