SALAH satu penyebab utama stroke karena faktor usia. Semakin tua umur seseorang, semakin dia rawan terserang stroke. Namun saat ini, stroke pun siap intai orang yang masih muda.
Perlu diketahui lebih dulu bahwa stroke merupakan penyakit defisit neurologis yang bersifat mendadak (bukan perlahan). Penyebabnya ialah gangguan pada aliran pembuluh darah di otak.
Beberapa hal yang dapat menyebabkan terganggunya aliran darah di otak, antara lain terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke perdarahan), yang sama–sama dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak.
Gaya hidup tak sehat, lagi-lagi merupakan biang keladi stroke kini tak hanya lagi ancaman penyakit orang lanjut usia.
"Pasien saya banyak yang masih muda, umur 30 atau 35 pun sudah ada. Ketika dicek trigliserida (lemak utama di dalam tubuh yang sangat erat kaitannya dengan kolesterol) dan kolesterolnya tinggi. Ini
kan faktor-faktor berisiko yang menyebabkan stroke. Orang muda juga sudah banyak yang terkena diabetes. Sedangkan diabetes juga rawan mengalami stroke. Semua itu akibat gaya hidup yang harus diubah. Makanannya dijaga, Kurangi
junk food, makanan berlemak, dan kurangi garam. Juga, ayolah yang muda-muda itu berolahraga," tutur Dr. Eka Harmeiwaty, spesialis syaraf dari RS Harapan Kita di acara jumpa pers PT Bayer Indonesia di Hotel Intercontinental, Jakarta (5/7/2012).
Selain itu, makanan berlemak dan tidak berolahraga, stroke siap intai orang muda yang sering stres, merokok, dan sering minum-minumam beralkohol.
"Stres mengganggu metabolisme yang nantinya meningkatkan tekanan darah sehingga memicu stoke. Sedangkan rokok itu membuat dinding pembuluh darah mengeras dan menipis. Alkohol juga membuat peradangan dan pembengkakan pada pembuluh darah," tutup Eka.
(tty)