GANGGUAN tidur pada anak merupakan keluhan yang cukup sering diungkapkan oleh orangtua pada dokter. Namun, seringkali keluhan ini tidak ditangani secara baik dan benar.
Padahal, aktivitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia khususnya usia anak. Sehingga gangguan tidur dikhawatirkan akan menganggu tumbuh kembang tubuh dan otak anak.
Ilmu pengetehauan dan penelitian tentang tidur berkembang cukup pesat. Meski demikian, penelitian tentang masalah tidur pada anak masih belum banyak terungkap. Sehingga masih belum jelas benar, apa sebenarnya penyebab gangguan tidur pada anak.
Berbagai dugaan dan asumsi berkembang dalam menyikapi gangguan tidur pada anak. Berbagai penyebab sering disebut gangguan keadaan emosial-psikologi, demam yang tinggi, stress, atau posisi tidur yang terganggu.
Berikut lanjutan pamaparan jenis-jenis gangguan tidur yang kerapa dialami anak, sebagaimana dilansir
Healthmeup.
Tidur tertunda
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami tertundanya waktu tidur. Jika orang dewasa bisa dikarenakan adanya stres tertentu, tapi bagi anak-anak, telatnya waktu tidur karena penerapan waktu tidur yang kurang baik.
Hal ini bisa terjadi jika anak mulai terbiasa tidur di atas jam 12 malam, sehingga mereka pun mengalami kesulitan bangun di pagi hari, dan jadwal tidur malam mereka akan turut tertunda panjang.
Karena kurang tidur, anak akan berkinerja buruk di sekolah. Dia akan mengantuk pada siang hari dan keterlambatan akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dalam rangka meningkatkan pola tidur, nyalakan lampu terang di pagi hari dan atur jadwal tidur anak dengan baik.
Tidur berjalan
Jika anak Anda tiba-tiba terbangun di tengah malam, duduk di tempat tidurnya atau beranjak dan berjalan berpindah dari kamar tidurnya ke suatu ruangan lainnya, maka dia sedang tidur berjalan. Dia tidak akan menyadari tindakannya itu meskipun dia tampak sadar dan berbicara.
Namun ketika dia mencapai masa remaja kebiasaan itu akan menghilang. Kendati demikian, Anda harus waspada akan benda-benda di sekitar rumah yang dapat membahayakannya saat sedang tidur berjalan.
Apnea
Apnea merupakan jeda nafas saat tidur.
Apnea terjadi ketika saluran nafas tertutup sehingga tidak ada udara yang mencapai paru-paru.
Apnea umum terjadi di kalangan orang dewasa, tetapi anak-anak pun kerap mengalami kesulitan bernapas karena saluran udara memblokir mereka. Hal ini menyebabkan anak mendengkur, atau bernapas melalui mulutnya, dan dia mungkin merasa mengantuk di siang hari.
(ina) (tty)