Enam Bahan Makanan Tak Layak Konsumsi (I)
Restika Ayu Prasasty - Okezone
Jum'at, 22 Juni 2012
19:20 wib
Dirawat di rumah sakit (Foto: Cobis)
MAKANAN sehat memang menjadi kebutuhan wajib untuk dipenuhi. Namun di luar makanan tersebut, terdapat beberapa kandungan makanan yang tak layak dikonsumsi.
Mengonsumsi makanan lima sehat empat sempurna wajib dilakukan. Hal ini untuk mendukung kesehatan tubuh Anda dalam menjalani aktivitas harian. Dengan mengonsumsi makanan sehat, bukan saja kebugaran yang diperoleh, tapi juga usia panjang.
Namun, apa jadinya ketika ternyata dalam makanan kita terkandung bahan-bahan atau zat yang seharusnya tak layak konsumsi? Ketahui bocorannya berikut sebelum ancaman penyakit mengintai, seperti dilansir
Reader’s Digest.
Amonia
Amonia merupakan salah satu zat yang lebih umum digunakan untuk membersihkan lantai. Namun ternyata, ada daging sapi yang tercemar zat berbahaya ini. Amonia juga dapat muncul dalam jumlah kecil di selai kacang, keripik, dan makanan lainnya. Semua makanan olahan juga mengandung amonia.
Kelenjar berang-berang
Castoreum, kelenjar perineum kering berang-berang, digunakan sebagai perasa stroberi,
raspberry, atau penyedap vanili di permen, permen, gelatin, dan puding.
Rambut manusia, babi. atau bulu bebek
Bila Anda melihat L-Cysteine pada label komposisi bahan di roti atau bagel, itu merupakan asam amino yang berasal dari rambut atau bulu.
(ind) (tty)