Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH UPDATE

Pagi & Sore, Jam Operasional Nyamuk Aedes Aegypti

Gustia Martha Putri - Okezone
Selasa, 19 Juni 2012 21:57 wib
detail berita
Aedes Aegypti (Foto: Corbis)
MESKI berbahaya, penyakit demam berdarah dapat dihindari jika Anda mengetahui seluk beluk penyebaran nyamuk Aedes Aegypti. Salah satunya, waktu peredaran nyamuk tersebut.
 
Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak sembarangan dalam menggigit korbannya, ada jam biologis yang membuatnya lebih aktif pada jam-jam tertentu. Agar Anda dapat melakukan tindakan preventif di awal, mengetahui kapan saja nyamuk penyebab demam berdarah ini beroperasional mencari mangsa menjadi solusinya.
 
"Nyamuk DBD beroperasional saat dia lapar, di pagi dan sore hari. Pagi hari sehabis subuh sampai dengan pukul 08.00 hingga 09.00 nyamuk mencari makan dan beristirahat sejenak. Di mana? Di baju-baju yang bergelantungan. Nanti, pukul 16.00 dia sudah lapar lagi dan cari mangsa lagi," tutur Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Kemenkes RI dr. Rita Kusriastuti, M.Sc, dalam acara Pelatihan Kader Jumantik untuk Pencegahan Tepat Demam Berdarah, di Kelurahan Bale Endah, Bandung, Selasa (19/6/2012).
 
Pada saat itu, sambung Rita, masyarakat diharap waspada. Rita menyarankan agar masyarakat mengantisipasinya dengan menggunakan losion antinyamuk, menyemprot ruangan rumah dengan obat semprot antinyamuk, memasang kelambu di tempat tidur, dan membersihkan seluruh tubuh agar badan tak lengket mengingat nyamuk sangat menyukai bau keringat. (ind)
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Food

Ingin Mayones, Buat Saja di Rumah!
Hai chef, saya Ranti (30) doyan menggunakan mayones. Tapi, bila mayones habis kerap beli diluaran otomatis jadi boros. Padahal ingin bikin sendiri di rumah, tapi nggak tahu caranya. Bisakah bocorkan caranya? Terima kasih atas bantuannya.

Property

6 Alasan Hong Kong Menjadi Kota Terbaik di Dunia
Sejak 15 tahun yang lalu, ketika Inggris menyerahkan Hong Kong ke China, Hong Kong berkembang cukup pesat. Hong Kong berubah menjelma menjadi kota mandiri dan kompetitif.