Karier & Krisis Finansial Picu Aborsi
Gustia Martha Putri - Okezone
Senin, 11 Juni 2012
21:36 wib
Cek kehamilan (Foto: Corbis)
JUMLAH wanita yang melakukan aborsi meningkat tajam hingga 30%. Menurut penelitian, penyebab dari aborsi ialah krisis finansial dan ambisi pencapaian karier yang lebih baik.
Umumnya, kasus aborsi dilakukan oleh wanita berusia 30 hingga 34 tahun. Jumlah ini diklaim meningkat 10 persen, antara 2009 hingga 2011. Laporan ini dilakukan oleh Departemen Kesehatan Inggris.
Masalah ini dipicu oleh tekanan finansial. Sementara itu, banyak wanita yang memilih program bayi tabung ketika mereka sudah menginginkan keturunan.
"Tekanan keuangan meningkat sehingga lebih banyak tersedia layanan program bayi tabung yang memungkinkan perempuan memiliki anak dan ambisi karier yang memicu peningkatan aborsi," tutur Tracey McNeil, Direktur Marie Stopes, badan amal kesehatan seksual di Inggris, sebagaimana dilansir
Dailymail, Senin (11/6/2012).
Tekanan keuangan dan ambisi karier membuat banyak wanita di usia 30 tahun menunda rencana menikah dan menghentikan kehamilan.
"Jika mereka memiliki kehamilan yang tidak direncanakan pada tahap tertentu dalam karier mereka atau baru saja memulai hipotek dan tidak mampu cuti hamil, mereka mungkin mempertimbangkan penghentian (aborsi)," tutupnya.
(tty)