Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL HEALTH & FIT

Pengaturan Diabetesi Minum Obat dan Insulin Saat Puasa

Gustia Martha Putri - Okezone
Sabtu, 9 Juni 2012 18:07 wib
detail berita
Diabetesi suntik insulin (Foto: Corbis)
DIABETESI dapat tetap melaksanakan puasa selama bulan Ramadhan asal mengetahui syarat-syaratnya. Berikut adalah pergantian jadwal minum obat dan insulin saat berpuasa.  
Puasa Ramadhan adalah menahan lapar dan haus dari terbit matahari hingga tenggelam matahari. Saat puasa, jadwal minum obat dan penyuntikan insulin harus dikelola dengan baik agar berpuasa dapat berjalan lancar dan aman.
 
"Bagi penyandang diabetes yang kadar gula darahnya terkendali baik, maka dapat menjaga stabilitas kesehatannya dengan perencanaan makan dan olahraga saja. Kelompok diabetes seperti ini, dapat berpuasa tanpa masalah, tapi tentunya dengan tetap memperhatikan pengaturan makan dan aktivitas fisiknya yakni tetap berolahraga," Dr. A.B. Wardoyo, SpPD, dalam acara Diabetes Gathering ke-27, dengan judul "Diabetesi Saat Puasa Ramadhan", di RS. Premier Bintaro, Tangerang, Sabtu (9/6/2012).
 
Jika diabetesi yang kadar gula darahnya masuk kategori terkendali dengan baik dapat berpuasa dengan aman, maka diabetesi dengan kategori berikut memerlukan pola terapi berbeda. Berikut pemaparan Dr. Wardoyo:
 
- Bagi diabetesi yang minum obat dengan dosis tunggal (sekali sehari), geserlah waktu minum obatnya, dari yang biasanya pagi menjadi saat berbuka.
 
- Diabetesi yang minum obat dengan dosis dua kali sehari (pagi dan siang, serta pagi dan malam), geser pula waktu minum obatnya. Dosis obat yang biasa diminum pagi, minumlah saat berbuka puasa, sedangkan dosis obat yang biasa diminum siang atau malam, minumlah saat makan sahur dengan dosis setengahnya.
 
- Bagi yang minum obat dengan dosis tiga kali sehari, maka dosis obat yang biasa diminum pagi dan siang, diminum bersama pada saat berbuka puasa. Sedangkan dosis obat yang biasa diminum malam, digeser ke saat makan sahur dengan dosis separuhnya.
 
- Pengguna insulin 'kerja panjang' (disuntikkan sehari sekali), misalnya Levemir dan Lantus, dapat melaksanakan puasa Ramadhan dengan pemantauan gula darah yang ketat terhadap risiko kekurangan gula darah (hipoglikemia). Suntikan insulin diberikan saat berbuka puasa.
 
- Pengguna insulin 'kerja cepat' (disuntikkan setiap kali makan), misalnya Novorapid dan Apidra, dosis insulin yang diberikan pada saat makan sahur adalah separuh dari dosis yang biasa diberikan. Sedangkan dosis insulin yang diberikan pada saat berbuka puasa sama dengan dosis yang biasa diberikan.
 
- Bagi diabetesi yang menggunakan kombinasi antara insulin kerja panjang (sehari sekali) dengan tablet obat diabetes, pengaturan minum obatnya sama dengan ketentuan diabetesi peminum obat pada paparan sebelumnya dan suntikan insulin diberikan saat berbuka puasa. (ina)
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Pakai Sport Bra, Rita Ora Pamer Perut Kencang
Gaya berbusana penyanyi Rita Ora, selalu mengundang perhatian. Seperti terlihat beberapa waktu yang lalu saat peluncuran parfum, ia kenakan busana serba metalik. Nah, kali ini penyanyi yang gemar pakai lipstik merah, terlihat tampil mengenakan setelan busana sporty.

Food

Restoran yang Kerap Disinggahi Linda Gumelar
Berkumpul dengan keluarga merupakan hal berharga, terutama jika anggota keluarga sudah memiliki kesibukan masing-masing. Hal ini dialami Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar.

Property

Gianyar, Pelopor Kota Layak Anak di Indonesia
Kota Gianyar dinobatkan sebagai Kota Layak Anak oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar.