Getting time...
OKEHEALTH | DETAIL SEXUAL HEALTH

Biar Tak Nyeri Saat Haid (II-Habis)

Gustia Martha Putri - Okezone
Selasa, 3 April 2012 20:15 wib
detail berita
Nyeri saat haid (Foto: Corbis)
MEMILIH makanan yang tepat, ternyata mampu meminimalisir rasa nyeri saat haid. Pasalnya, beberapa zat yang terkandung dalam makanan juga berpotensi memicu nyeri.
 
Makanan kaya serat seperti sayuran hijau, dark chocolate, dan air adalah asupan-asupan yang dapat mengurangi nyeri. Berikut memilih asupan makanan untuk mengurangi nyeri haid, sebagaimana dilansir Sheknows, Selasa (3/4/2012).
 
Jangan hindari sayur
 
Makan sayuran hijau adalah salah satu langkah yang sama sekali tidak boleh dihindari selama masa haid. Sayuran hijau merupakan sumber kalsium dan akan mengurangi kejang otot yang menyebabkan nyeri. Kangkung dan bayam bisa dijadikan pilihan untuk mencegah perdarahan berlebih karena memberikan tubuh Anda dosis vitamin K.
 
Dark chocolate
 
Cokelat dapat menjaga stabilitas mood, pilih cokelat yang setidaknya mengandung enam persen kakao karena akan meningkatkan hormon serotonin, hormon yang memproduksi perasaan senang.
 
Dehidrasi
 
Jangan pernah berpikir bahwa dengan meminum banyak air akan membuat Anda menjadi kembung. Jika tubuh terhidrasi dengan baik, justru akan mengurangi kemungkinan mengalami kram yang menyakitkan.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

 
BACA JUGA »

Lifestyle

Tora Sudiro Tidak Cuci Celana Jins Tiga Bulan
Untuk mendapatkan celana jins yang baik, kita harus tidak mencucinya dalam jangka waktu tertentu. Hal ini pun turut dilakukan Tora Sudiro yang tidak menyuci celana jinsnya selama tiga bulan

Food

Marissa Nasution Tak Bisa Lepas dari Kopi
Kebiasaan minum kopi setiap hari banyak dilakukan semua orang. Salah satunya dilakukan  presenter cantik Marissa Nasution.

Property

Daftar Bahan Bangunan yang Naik Harga per Juli
Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan daftar barang bangunan yang mengalami kenaikan pada periode Juni-Juli 2014. Terdapat 27 kelompok bahan bangunan yang disurvei. Apa sajakah?